JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perintahkan Robohkan 8 Pinus di Hutan Lawu, Pemborong Obyek Wisata Baru di Karanganyar Resmi Ditetapkan Tersangka

61
Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi saat memimpin konferensi pers, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo
loading...
Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi saat memimpin konferensi pers, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus kerusakan hutan lindung di lereng Gunung Kawu, Tlogodlingo, Karanganyar, memasuki babak baru. Polres akhirnya menetapkan kasus itu berujung pidana.

Satu orang resmi ditetapkan sebagai tersangka dari kerusakan hutan lindung tersebut. Tersangka diketahui bernama Suwarto (ST).

Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peruskan hutan yang berada di kawasan hutan lindung petak 45-2 RPH Tlogo, BKPH Lawu Utara, KPH Surakarta.

Suwarto adalah pelaksana lapangan  yang memerintahkan perobohan pohon pinus dengan alat berat, karena dianggap membahayakan pekerjanya.

Hal itu terungkap dalam pers rilis yang dipimpin Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi di Mapolres setempat, Selasa (21/01/2020).

Menurut Kapolres, kasus perusakan hutan tersebut dilakukan oleh tersangka sejak awal bulan Januari 2020 lalu.

Baca Juga :  Jambret Yang Dikira Begal Payudara, Ternyata Berasal dari Pasar Kliwon Solo. Mengaku Gasak Dompet Emak-Emak Karena Kehabisan Bensin!

Tersangka merupakan yang bertanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan  tersebut dengan menumbangkan pohon pinus dikawasan hutan, dengan menggunakan bulldozer serta mesin pemtong kayu.

Rencananya, kawasan hutan lindung tersebut akan dibangun salah satu objek wisata.

“Tersangka merupakan pemborong yang bertanggungjawab terhadap proses pembangunan kawasan hutan lindung tersebut, yang akan dibangun kawasan wisata,” papar Kapolres.

Perihal apakah perusakan hutan yang dilakukan oleh tersangka ini,  atas inisiatif sendiri atau perintah dari pengembang atau pelaku usaha,  Kapolres menegaskan, bahwa sebenarnya investor atau pelaku usaha, telah mengajukan ijin.

Hanya saja seluruh proses perijinan belum selesai. Tersangka telah melakukan pekerjannya dengan menumbangkan pohon sebanyak 8 pohon pinus.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pihak, termasuk perhutani, Investor,pengembang serta saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan dua alat bukti yang cukup kuat bahwa perusakan hutan tersebut, dilakukan oleh tersangka,” urai Kapolres.

Baca Juga :  Biaya Penyertifikatan PTSL Karanganyar Ditetapkan Dalam 2 Zona. Kepala BPN Sebut Sesuai SKB Rp 150.000 Tapi Mengacu Perbup Rp 500.000 dan Rp 600.000

Untuk proses hukum lebih lanjut, Kapolres menambahkan, tersangka berikut barang bukti, berupa chainshow, back hoe, diamankan di Mapolres Karanganyar. Wardoyo