JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ganjar Pranowo Ajak Pemerintah dan Masyarakat Menanam Bibit Lebih Banyak Lagi. Diungkapkan Langsung di Embung Doho Kecamatan Girimarto Wonogiri

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak pemerintah dan masyarakat bergerak bersama mengurangi dan mencegah terjadinya dampak negatif lingkungan.

Bahaya tanah longsor, banjir, angin puting beliung, kekeringan di musim kemarau, dan lain-lain juga merupakan hal yang harus segera mendapatkan solusi pencegahan.

Salah satunya dengan menanam bibit tanaman lebih banyak lagi. Menurutnya, bahan sekali lahan kritis di Wonogiri yang butuh tindakan luar biasa untuk mengatasinya.

“Kita mesti bergerak bersama, pemerintah saja tidak cukup. Partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi kerusakan alam. Dengan tidak memotong tanaman saja, itu sudah sangat bagus,” ungkap Ganjar di sela-sela kegiatan penanaman bibit pohon di area embung Doho, Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Rabu (19/2/2020).

Dikatakan Ganjar jika menanam lebih banyak pohon bisa dilakukan semua masyarakat secara bersama-sama, akan terjadi percepatan dalam mencegah krisis air.

Baca Juga :  Pemulasaraan Jenazah Positif COVID-19 yang Benar Dilatihkan Kepada Warga Desa Pijiharjo Manyaran Wonogiri

“Pesan saya untuk daerah yang kritis, sumber mata air harus dilakukan konvervasi yang serius. Dari data ada 40 lahan di Wonogiri ini yang rusak parah, maka jadi prioritas untuk dilakukan konservasi, tapi itu belum yang tidak terdata. Kalau kita sudah mulai sambat kekurangan air, dan sebagainya ya ayo kita bangun bersama,” imbuh dia.

Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai rangkaian Peringatan Hari Air Sedunia Tingkat Jawa Tengah yang acara puncaknya akan dilangsungkan pada tanggal 22 Maret 2020 nanti. Pemilihan lokasi di Desa Doho sendiri didasari wilayahnya yang berada di DAS Keduang yang ditenggarai sebagai penyumbang tertinggi sedimentasi di Waduk Gajah Mungkur.

Baca Juga :  Jumlah Hewan Kurban Melonjak Tahun Ini Kendati Ada Pandemi Berimbas Turunnya Harga Beli

Sementara jumlah bibit yang ditanam sebanyak 1.960 batang berupa bibit tanaman kayu, bibit tanaman konservasi (tabebuya, flamboyan, beringin, sengon, gayam) dan bibit tanaman produktif (kelengkeng, alpukat, durian, jambu kristal, jeruk, namgka, jambu air). Jumlah tersebut sebanyak 960 batang ditanam serentak di sekitar Embung Doho dan 1.000 bibit dibagikan pada masyarakat satempat.

“Prioritas pohon yang ditanam berupa beringin, aren, gayam, vetiver, bambu karena tanaman ini akan menahan daerah longsor dan bagus sekali untuk menahan air juga konservasi air,” jelas dia.

Ditambahkan, kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Wonogiri beberapa waktu lalu dengan kegiatan penanaman bibit pohon, juga merupakan salah satu kampanye untuk memulihkan kondisi lingkungan, mengantisipasi banjir dan kekeringan di Provinsi Jawa Tengah. Aria