JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ingin Minuman Botol Gratis, Tiga Pelajar SMP di Sleman Masuk Warung Lewat Genting, Nahas Aksinya Digagalkan Warga

Ilustrasi aksi pencurian. Pixabay

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga bocah yang masih duduk di bangku SMP berusaha mencuri di warung di depan SMP Taman Dewasa, Sabtu (1/2/2020). Aksi nekat ketiga bocah tersebut berhasil digagalkan dan mereka diamankan warga.

Mereka diketahui masuk melalui sela sela atap dengan cara membobol genting warung.

Kapolsek Cangkringan AKP Samiyono, saat dikonfirmasi menuturkan aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan warga.

Ketiga pelajar ini adalah S, D dan W, yang berusia sekitar 13 tahun yang merupakan warga Yogyakarta.

Saat di pergoki warga, W berhasil kabur sementara S dan D berhasil diamankan dan diserahkan ke Polisi.

“Dari hasil pemeriksaan, ketiga pelajar itu berniat mengambil botol minuman di warung yang tengah tertutup,” bebernya.

Baca Juga :  Tugu Pal Putih Yogya Kembali Dihantui 2 Sosok Pocong Gentayangan

Kejadian itu bermula pada Sabtu (1/2/2020) sekitar pukul16.30, ketiga pelajar tersebut sedang dalam perjalanan.

Ketika turun hujan, mereka berteduh di warung karena tak membawa jas hujan.

Mereka berteduh di warung milik Jariah, yang sedang tutup.

Karena mereka haus, kemudian muncul niatan untuk mencuri minuman di warung tersebut.

Selanjutnya S dan D naik ke genting dan berhasil masuk dari sela-sela rangka atap ke dalam warung untuk mencari minuman botol, sementara W menunggu di luar.

Setelah berhasil masuk, pelaku mencoba merusak pintu dapur, tapi sebelum pelaku berhasil membuka pintu, tetangga korban mendengar suara mencurigakan.

“Saat membuka pintu menimbulkan suara. Warga yang mendengar suara itu kemudian mengecek, ternyata ada dua anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Sendratari Sang Ratu Digelar di Pantai Cemoro Sewu dengan Protokol Ketat

Mengetahui hal tersebut, warga beramai-ramai mengamankan S dan D sementara W berhasil kabur.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Cangkringan.

Kanit Reskrim Iptu Sutriyono menambahkan, aksi percobaan pencurian telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pemilik warung mengaku tidak kehilangan barang apapun, hanya saja gentingnya rusak.

“Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan pelaku yang terlibat wajib lapor. Korban juga tidak membuat laporan polisi karena tidak ada kerugian,” jelasnya.

Kedua remaja ini sudah membuat surat permohonan maaf dan tidak akan mengulangi kejadian yang sama serta akan ganti rugi atas kerusakan warung.

www.tribunnews.com