JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Kronologi Penyerangan Brutal 25 Gerombolan Remaja ke Angkringan di Jalan Woltermonginsidi Semarang. Dua Orang Dibacok dan Disabet Parang, 14 Pelaku Masih Anak-Anak

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolsek Pedurungan AKP Eko Rubiyanto memimpin kegiatan konferensi pers terkait kasus penyerangan angkringan di Jalan Woltermangonsidi dinihari kemarin.

Kapolsek mengatakan penyerangan tersebut bermula pada saat gerombolan yang berjumlah 25 orang melintas di Jalan Woltermangonsidi.

Mereka membabi buta melempari orang yang berada di angkringan dengan botol kaca. Karena merasa dilempari orang yang berada di angkringan pun membalas.

Baca Juga :  Selamat dari Pembacokan, Wakapolres Karanganyar dan Satu Warga Solo Diganjar Penghargaan dari Kapolda Jateng. Total Ada 34 Personel dan 2 Warga Terima Penghargaan

“Karena merasa melawan gerombolan anak muda yang berjumlah 25 orang itu berbalik. Kemudian menyerang orang yang berada diangkringan dengan menggunakan senjata tajam jenis Clurit dan parang,” papar Kapolsek Pedurungan dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Akibat dari penyerangan tersebut 2 orang terkena luka sabetan dan bacokan. Sehingga korban di bawa kerumah sakit untuk dilakukan pengobatan.

Dari 25 orang anak muda tersebut Polsek Pedurungan berhasil mengamankan 14 orang yang semuanya masih di bawah umur.

Baca Juga :  Dunia Kedokteran Berduka, Terpapar Covid-19 Empat Dokter di Semarayang Raya Meninggal Dunia

Polisi juga mengamankan 8 buah senjata tajam jenis clurit, 1 buah botol kaca serta 5 buah sepeda motor yang digunakan untuk penyerangan tersebut.

Atas kejadian itu, AKP Eko berpesan khususnya kepada orang tua yang memiki anak agar turut ikut serta untuk mengawasi putra putri dalam bergaul sehari hari agar hal serupa tidak terulang kembali. JSnews