loading...

SUKOHARJO (JOGLOSEMARNEWS.COM )-Merebaknya isu penyebaran virus Corona atau disebut Covid-19 di sejumlah negara tak kecuali di Indonesia, membuat masyarakat berhat-hati dan melakukan langkah-langkah antisipasi. Sebagai langkah pencegahan terkena virus covid-19 itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) juga melakukan hal yang sama.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Prof. Dr. Muhammad Da’i, M.Si. Apt. menghimbau kepada sivitas akademika UMS untuk selalu menjaga kebersihan. UMS telah membuat beberapa kebijakan mengenai langkah pencegahan covid-19 melalui hasil rapat Pimpinan UMS.
Seluruh civitas akademika UMS diminta selalu memperhatikan kebersihan dan selalu mencuci tangan baik dengan sabun maupun mengunakan hand sanitizer. “Kepada civitas akademika UMS juga diharap selalu menjaga wudhu dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT, mohon perlindungan agar dihindarkan dari segala penyakit yang berbahaya,” ungkap Da’i sebagaimana siaran pers yang diterima Redaksi JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (7/3/2020).
Langkah pencegahan lainnya, kampus swasta nomor satu di Indonesia versi Unirank itu juga membatasi para civitas akademikanya menggelar program ke luar negeri. Hal itu untuk mencegah terkena virus corona tersebut. “Demikian pula kita juga membatasi dan mengagendakan ulang kunjungan dari pakar ataupun tamu seperti dari perguruan tinggi luar negeri yang akan berkunjung ke UMS,” sambungnya.
Langkah pencegahan lainnya yaitu menginstruksikan Pimpinan Fakultas, Unit, Lembaga ataupun Biro agar menyediakan cairan antiseptik pembersih tangan di tempat-tempat strategis di lingkungan fakultasnya masing-masing. “Sehingga para civitas akademika bisa senantiasa menggunakan hand sanitizer setiap saat. Dan kami himbau untuk rajin-rajin mencuci tangan,” ujar guru besar bidang ilmu Farmasi UMS itu.
Bagi yang terkena flu, diikuti dengan demam dihimbau menggunakan masker untuk mencegah terjadinya penularan penyakit. Himbauan lainnya, kepada civitas akademika UMS untuk segera memerikasakan diri, jika dalam beberapa hari terakhir mengalami demam tinggi dan gejala gangguan saluran pernafasan. “Ini semua dalam rangka langkah antisipasi agar dampak dari penyebaran virus corona ini bisa kita nihilkan di kalangan civitas akademika UMS ini,” tutur Da’i.(Prihatsari)

Baca Juga :  Terus Bertambah, Total Kasus Positif Corona di Sukoharjo Jadi 68, Pasien Terbaru Dirawat di Semarang