JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Data Terbaru Sebaran Kasus Corona Jateng Merata di 31 Kabupaten/Kota. Total Ada 2.202 ODP, 97 Suspect, 12 Positif dan 3 Meninggal Dunia. Sragen Terbanyak ODP Ketiga, Berikut Rinciannya!

Grafik sebaran kasus corona virus di Jateng. Foto/Istimewa

loading...
Grafik sebaran kasus corona virus di Jateng. Foto/Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus menggencarkan upaya melawan virus corona.

Pasalnya, jumlah kasus corona virus di Jateng sudah merata di semua kabupaten/kota. Selain tiga kasus meninggal, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan suspect atau pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Jateng mengalami lonjakan signifikan.

Hingga Kamis (19/3/2020) jumlah ODP terkait Corona di Jateng sudah mencapai 2.202 orang. Kemudian 97 PDP atau suspect, 12 positif dan 3 meninggal dunia.

Berdasarkan data dilansir dari laman resmi Jateng Tanggap COVID-19, Corona.jatengprov.go.id, Kamis (19/3/2020), sebaran kasus corona di Jateng sudah menyebar di 31 kabupaten/kota di dari 35 kabupaten/kota di Jateng yang terindikasi virus corona.

Berdasarkan peta sebaran kasusnya, hingga sekarang hanya lima wilayah yang masih bebas indikasi corona.

Lima daerah itu antaranya Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Grobogan.

Sementara, kasus positif Covid-19 di Jateng kembali bertambah tiga orang terhitung per Rabu (18/3/2020) pukul 18.00 WIB.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan ada tambahan kasus meninggal satu lagi. Pasien perempuan berusia 49 tahun itu meninggal di RSUD dr Moewardi Surakarta, Rabu (18/3/2020), setelah dirawat dua hari.

Ganjar mengatakan, berdasarkan penelusuran Pemprov Jawa Tengah, pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal pada Kamis (12/3) lalu. Kedua pasien ini sama-sama mengikuti seminar di Bogor.

Baca Juga :  Satu Kuli Panggul Warga Kalikobok Sragen Terpapar Covid-19, 5 Temannya Satu Kontrakan Asal Tanon Terpaksa Dirapid Test. Satu Orang Diketahui Sempat Batuk-Batuk

“Sampai saat ini di Jawa Tengah pasien positif Covid-19 yang memiliki riwayat perjalanan di Bogor untuk mengikuti seminar berjumlah 4 orang, 2 di antaranya meninggal. Kami terus tracking di sana (Bogor) untuk mencari data seluruh peserta seminar dan sampai sekarang masih diusahakan oleh panitia. Saya juga menghubungi Gubernur Jawa Barat untuk menyikapi ini,” kata Ganjar di rumah dinasnya, Rabu (18/3/2020) malam.

Sebelumnya, dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Satu orang di RSUD dr Moewardi Surakarta dan lainnya di RSUP dr Kariadi Semarang.

Sebagai upaya untuk menanggulangi penyebaran virus corona, Ganjar menyiapkan tiga langkah yakni preventif, kuratif dan promotif.

Tindakan preventif dilakukan dengan mengajak masyarakat melakukan social distancing atau jaga jarak. Menurut Ganjar, dibutuhkan bantuan masyarakat untuk mengurangi kerumunan dan menginfokan kepada pemerintah apabila memang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Penelusuran jejak pasien positif maupun ODP di Jateng juga terus dilakukan. Ini dilakukan untuk menemukan peta persebarannya, termasuk siapa pembawa virus dan titik di mana mereka pernah melakukan kegiatan.

“Kami juga kerjasama dengan Pemprov Jatim dan Jabar serta terus melaporkan ke pemerintah pusat. Sebab orang-orang ini tidak hanya diam di rumah, melainkan terus bergerak ke tempat lainnya,” imbuhnya. JSnews

UPDATE KASUS CORONA JATENG 19 Maret 2020, 17.00 WIB (Data dapat berubah sewaktu-waktu): 

Orang Dalam Pemantauan (ODP): 2.202 orang

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect: 97 orang
Kasus Terkonfirmasi COVID-19: 12
Kasus Positif: 9 orang
Kasus Positif dan Meninggal: 3

Baca Juga :  60 Pedagang dan Pengunjung di Pasar Mandiraja Banjarnegara Dirapid Test. Total Kasus Covid-19 Banjarnegara Ada 38 Pasien Positif, 11 Reaktif Rapid Test

9 Kasus Dirawat COVID-19 : 3 di RS Dr. Moewardi Solo, 3 di RS Dr. Kariyadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang,
2 di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang

3 Kasus Meninggal Covid-19 : 2 di RS Dr. Moewardi Solo, 1 di RS Dr. Kariyadi Semarang

Berikut data terbaru sebaran ODP & PDP corona di Jateng yang dirilis oleh Pemprov Jateng:

1. Temanggung 311 ODP dan 1 PDP
2. Banyumas 150 ODP dan 3 PDP
3. Sragen 139 ODP
4. Blora 120 ODP
5. Klaten 2 PDP
6. Karanganyar 2 PDP
7. Sukoharjo 55 ODP
8. Boyolali 1 PDP
9. Kota Solo 6 PDP dan 5 positif
10. Rembang 20 ODP
11. Pati 3 ODP
12. Kudus 22 ODP dan 4 PDP
13. Jepara 2 PDP
14. Demak 1 ODP dan 2 PDP
15. Kota Semarang 16 PDP & 3 positif
16. Salatiga 65 ODP & 2 PDP
17. Magelang 2 PDP & 1 positif
18. Kota Magelang 4 ODP & 1 PDP
19. Purworejo 34 ODP
20. Wonosobo 9 ODP
21. Wonogiri 4 ODP
22. Kendal 2 PDP.
23. Kota Pekalongan 30 ODP
24 .Banjarnegara 1 PDP.
25. Kebumen 16 ODP & 2 PDP.
26. Pemalang 2 ODP dan 1 PDP
27. Tegal 20 ODP
28. Kota Tegal 2 PDP
29. Brebes 1 PDP
30. Karanganyar 2 PDP
31. Cilacap 6 PDP.

Sumber: Pemprov Jateng