JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Hadapi Corona, Gubernur BI Perry Warjiyo Minta Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan sambutan dalam konferensi internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-13 di Bali, Kamis, 29 Agustus 2019. Tempo.co/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meminta perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya. Kata Dia, Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen.

Perry mengatakan bank sentral akan memaksimalkan semua instrumennya untuk memperkuat dan mendorong ekonomi dalam masa darurat wabah virus yang meluas tersebut. “Jadi kami meminta perbankan untuk segera menurunkan suku bunga kredit,” ujarnya dalam siaran langsung, Selasa, 24 Maret 2020.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Maret 2020 memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 25 basis poin (bps) menjadi 4,5 persen. Suku bunga fasilitas simpanan juga turun 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga fasilitas pinjaman turun 25 bps menjadi 5,25 persen.

Baca Juga :  Ekosistem Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja Jamin Fleksibilitas Investor

Langkah itu adalah tindak lanjut dari sejumlah stimulus yang sudah dikeluarkan pemerintah. Selain itu Bank Indonesia juga kembali memperkuat bauran kebijakan yang diarahkan untuk mendukung upaya meminimalkan risiko dampak virus Coronaatau Covid-19.

Karena itu ia berterima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir yang telah menginstruksikan bank-bank pelat merah agar menurunkan suku bunga kredit dan menyalurkan kredit. Sebelumnya, Erick memang telah memerintahkan bank-bank pelat merah untuk menurunkan suku bunga kredit.

Baca Juga :  Ekosistem Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja Jamin Fleksibilitas Investor

Erick meminta kebijakan ini secara khusus diberlakukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM untuk menjaga stabilitas industri di tengah pandemi virus Corona. “Bisnis hari ini tetap harus jalan. Kami ingin bank-bank BUMN menurunkan suku bunga untuk UMKM agar ekonomi tetap berlangsung,” ujarnya dalam siaran langsung dari kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Maret 2020.

www.tempo.co