JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kurangi Risiko Corona, Menag Imbau Masjid Gulung Karpet, dan Jamaah Bawa Sajadah Sendiri

Petugas membersihkan karpet masjid di Masjid Istiqlal, Jakarta. ilustrasi (Republika/Mahmud Muhyidin)
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Menteri Agama Fachrul Razi menghimbau, masjid-masjid untuk menggulung karpet shalatnya untuk sementara waktu. Imbauan itu ditujukan kepada pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah preventif pengurangan risiko penyebaran virus korona (Covid-19).

Karpet shalat dianggap menjadi salah satu media penularan virus dari orang ke orang. Penggulungan karpet masjid sudah lebih dulu dilakukan oleh Masjid Istiqlal.

Karpet yang digulung juga memudahkan petugas melakukan pembersihan lantai secara rutin menggunakan cairan disinfektan. Jamaah yang shalat pun dipersilakan untuk membawa sajadah sendiri bila berkenan.

Baca Juga :  17 Dari 270 Daerah Berisiko Tinggi Terhadap Penyebaran Covid-29 Pada Ajang Pilkada 2020

“Kami akan mengimbau ke semua masjid melakukan hal yang sama. Satu, menggulung semua karpet-karpetnya karena ternyata itu salah satu sumber penyakit. Kedua melakukan penyemprotan antiseptik,” kata Menag Fachrul Razi usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau proses pembersihan Masjid Istiqlal, Jumat (13/3/2020).

Menag juga meminta jamaah untuk menghindari aktivitas bersalaman untuk sementara waktu, termasuk juga menyentuhkan pipi dengan pipi yang biasa disebut ‘cipika-cipiki’. Fachrul menyebutkan bahwa aktivitas salaman dan cipika-cipiki merupakan salah satu media penularan virus.

Baca Juga :  Meroket, Pasien Meninggal Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Tambah 3 Orang, Total Kasus Naik 65 Hingga Tembus 1.489

“Kami garis bawahi juga masalah pengambilan air wudhu, betul-betul yakinkan air itu mengalir dengan baik kemudian di tiap-tiap tempat wudhu kami siapkan sabun dan antiseptik,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau proses penyemprotan disinfektikan di Masjid Istiqlal. Penyemprotan dilakukan di ruang shalat utama oleh personel dari PMI, Kesdam Jaya, Gegana, Kodim Jakarta Pusat, dan KAI Daops I.

www.republika.co.id