loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak empat pemuda di Mangunjaya, Tambun Selatan, Bekasi tewas di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Namun bukan karena virus, mereka tewas lantaran menenggak minuman keras (Miras)  saat melakukan pesta Miras oplosan, Jumat (3/4/2020) malam.

Usai menenggak minuman keras oplosan tersebut, mereka tewas karena keracunan.

“Korban meninggal karena miras oplosan dan dilaporkan ke Siaga Ops Polda Metro tadi pagi,” kata Kombes Yusri saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Baca Juga :  Dulu Jatuhkan Sanksi Etik untuk Terawan, Giliran Terawan Copot Prijo Sidipratomo dari Jabatan Dekan di UPN Veteran

Yusri mengatakan, pesta Miras oplosan itu mereka lakukan di area parkiran SPBU Mangunjaya.

Keempat pemuda yang bernama Kamaludin, Andi Wiastanto, Nursan dan Muhammad Amin itu menenggak miras oplosan jenis ginseng.

Usai pesta miras tersebut, mereka pulang ke rumahnya masing-masing. Tak berapa lama kemudian, miras oplosan itu mulai bereaksi dan membuat para korban muntah-muntah.

Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh masing-masing keluarganya.

Yusri mengatakan setelah sempat mendapat perawatan, para korban kemudian meninggal dunia satu per satu.

Baca Juga :  Ini Berapa Tatanan Bagi Pegawai di Era New Normal, Salah Satunya Gunakan Baju Lengan Panjang

“Korban Kamaludin dan Andi meninggal dunia pada hari Jumat 3 April sekitar Jam 20.00 WIB Di RSUD Kabupaten Bekasi dan disusul korban Muhammad Amin jam 20.45 WIB di RS Kartika Husada. Terakhir korban Nursan MD jam 23.30 WIB di RSUD Kabupaten Bekasi,” kata Yusri.

Polisi sampai saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kematian para korban, termasuk mencari tahu kandungan dan bahan campuran miras oplosan itu. Kasus itu ditangani oleh Polsek Tambun.

www.tempo.co