JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Ketahuan! 50 Persen Orang Pada Nonton Video Porno Selama WFH

ilustrasi video porno / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada satu fakta menarik selama pemberlakuan kebijakan work from home (WFH) selama pandemi virus corona berlangsung.

Sebesar 50 persen orang di dunia menikmati video porno!  Hal itu merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky.

Memang, pandemi Covid-19 telah membuat hampir sebagian besar orang harus tinggal di dalam rumah. Seluruh kegiatan, mulai dari berbelanja, belajar, bahkan bekerja pun terpaksa dilakukan dari tempat tinggal masing-masing.

Melansir dari situs Times of India, didapatkan fakta-fakta menarik dan mengejutkan.

Pertama, hampir 51 persen karyawan di seluruh dunia menonton konten dewasa atau pornografi di sela bekerja di rumah.

Baca Juga :  Pecandu Narkoba Ini Sumbangkan Ginjalnya untuk Polisi yang Berkali-kali Menangkapnya

Memecahkan angka tersebut untuk menjadi lebih terperinci, studi ini menyoroti 18 persen karyawan menonton video porno di perangkat resmi mereka.

Adapun, 33 persen lain menonton porno di perangkat yang sama dengan yang mereka gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor.

“Sebenarnya ini berpotensi menyebabkan masalah malware jika karyawan tidak memperhatikan situs yang dikunjungi,” kata laporan tersebut.

Selain wawasan menarik tentang kebiasaan orang menonton video porno, penelitian itu juga mengungkapkan 46 persen karyawan mengaku telah menambah jumlah waktu yang dihabiskan untuk kegiatan pribadi.

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Lebih dari itu, 55 persen pekerja mengatakan sekarang mereka membaca lebih banyak berita daripada sebelum mulai bekerja dari rumah. Adapun, 60 persen dari kegiatan itu dilakukan lewat perangkat yang digunakan untuk bekerja.

Terakhir, para pekerja juga mengembangkan kebiasaan menggunakan layanan pribadi untuk tujuan kerja sehingga meningkatkan risiko potensial dari bayangan IT, termasuk pengungkapan informasi yang sensitif.

Misalnya, 42 persen karyawan menggunakan akun email pribadi untuk hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan dan 49 persen mengakui penggunaannya meningkat ketika bekerja dari rumah.

www.tempo.co