JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kejutan Besar, Satu Kandidat Calon Ketua PSSI Karanganyar Mendadak Putuskan Mundur. Sisakan Head To Head Dirut PDAM VS Kiswadi, Insan Sepakbola Ingatkan Kongres Harus Fair!

pssi.org
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
pssi.org

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menjelang Konggres PSSI Asosiasi Kabupaten (Askab) Karanganyar yang bakal digelar 18 Juli mendatang, atmosfer persaingan menuju kursi Ketua Askab PSSI mulai memanas.

Di tengah hangatnya perjalanan menuju kontestasi, satu dari tiga kandidat kuat, mendadak memutuskan mundur.

Ia adalah Suseno, salah satu kandidat yang berlatarbelakang pengurus Askab. Suseno diketahui mundur hanya sehari setelah mencuat pemberitaan bahwa namanya masuk di bursa calon ketua akan bertarung.

Suseno mundur dan memutuskan meninggalkan arena menuju Kongres yang akan diikuti kandidat lain, yakni Direktur Umum PDAM Prihanto yang diduga sebagai calon kuat dan Kiswadi Agus yang juga pengurus PSSI Askab Karanganyar.

Ketua Panpel Konggres PSSI Askab Karanganyar, Tony Hatmoko mengaku tidak tahu apa alasan Suseno mengundurkan diri secara mendadak.

Namun ia membenarkan bahwa Suseno datang ke panitia untuk mencabut berkas pendaftaran dirinya sebagai calon ketua. Kedatangan Suseno dilakukan sehari setelah muat di media.

Baca Juga :  Kubu Kontra Kongres PSSI Karanganyar Datangi Kubu Pelaksana Kongres, Pertanyakan Keabsahan Pelaksana Tugas

“Ya, kami tidak tahu apa alasannya. Yang jelas kami panitia netral dan itu hak Suseno atau siapapun jika mau mencabut berkas pendaftaran sebagai calon ketua,” papar Tony kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Menurut Tony keputusan pencabutan berkas setelah resmi mendaftar adalah hak dan tidak melanggar Statuta (AD/ART) PSSI.

Terpisah, Dirut PDAM Prihanto saat dikonfirmasi perihal pengunduran diri Suseno juga merasa tak tahu menahu.

Prihanto juga tidak mau berkomentar banyak tentang dirinya yang disebut-sebut memiliki kans kuat melawan rivalnya Kiswadi Agus pasca mundurnya Suseno.

“Maaf bicara PSSI nanti saja setelah tanggal 18 Juli karena konggres belum berlangsung” tandasnya saat ditemui usai laga pertandingan sepakbola di Lapangan Jati pekan lalu.

Baca Juga :  Dapat Restu Jokowi, Pemkab Karanganyar Langsung Kebut Perubahan Anggaran. Anggaran Refokusing Covid-19 Rp 247 Miliar Diperkirakan Hanya Sisa Rp 5-10 Miliar

Terpisah, aktivis senior sepakbola Karanganyar Bambang Mantri mendorong agar kongrgres PSSI Askab Karanganyar berjalan fair.

Ia berharap segera ada keputusan guna memberikan harapan baru bagi dunia sepakbola di Karanganyar yang lesu akibat dampak ketidak harmonisan di struktur kepengurusan PSSI.

“Sekarang ini bukan lagi gegeran tapi justru panitia konggres segera hasilkan konggres yang sah baik sesuai aturan. Sehingga bisa Ketua PSSI Askab yang kredibel mampu segala galanya terutama mampu pendanaan,” tegasnya.

Untuk itu, ia siap memantau serius dinamika perjalanan menuju konggres 18 juli tersebut.

Kini pasca mundurnya Suseno, tinggal tersisa dua calon Ketua PSSI Askab Karanganyar yakni Dirut PDAM Prihanto dan Kiswadi Agus yang juga pengurus dalam PSSI yang akan bertarung pada 18 Juli mendatang. Beni Indra/Wardoyo