JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Cegah  Kerumunan, Daging Kurban Diserahkan Langsung ke Rumah Penerima, Salat Idul Adha Kedepankan Protokol Kesehatan

Pengecekan hewan kurban. Foto: Joglosemarnews/Wardoyo

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi virus corona atau covid-19 disertai berbagai kebijakan pembatasan sosial mengubah segalanya. Hal itu guna mencegah penyebaran covid-19 agar tidak semakin meluas.

Menyambut perayaan hari raya Idul Adha, Bupati Pati Haryanto kembali menggulirkan kebijakan tegas. Kebijakan tersebut sebagai wujud komitmen dan kerja keras dalam mencegah penularan virus corona.

Salah satu kebijakan yang kini menjadi prioritas, Bupati Pati Haryanto meminta daging kurban dibagikan langsung ke rumah penerimanya. Jangan sampai ada kerumunan pada pembagian daging kurban.

“Cukup dibagikan ke rumah-rumah kemudian dipastikan bahwa petugas itu betul-betul sehat. Hewan yang disembelih juga memenuhi syarat. Jangan sampai nanti mendapat daging kurban malah menjadi persoalan,” kata Bupati Pati Haryanto pada Rakor Persiapan Hari Raya Idul Adha dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Kabupaten Pati yang berlangsung di Pendapa Kabupaten Pati, belum lama ini.

Terkait salat Idul Adha, Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono menyampaikan, salat Idul Adha diperbolehkan, tetapi menerapkan protokol kesehatan.

“Tidak diperbolehkan mengedarkan kotak amal karena dipegang oleh orang banyak,” terangnya.

Baca Juga :  Objek Wisata Watu Amben Berpotensi untuk Pengembangan Wisata Edukasi, Diyakini sebagai Cikal Bakal Desa Waru

Ditambahkan Suharyono lebih detail, beberapa imbauan yang perlu masyarakat ketahui tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat Iduladha, di antaranya jemaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah atau alas salat masing-masing, menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan. Selain itu, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer.

“Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan, menjaga jarak minimal satu meter, dan untuk tidak mengikut sertakan bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit serta penyakit bawahan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19,” imbuhnya.

Terima Bantuan Alat Rapid Test

Saat ini Pemerintah Kabupaten Pati menerima bantuan 500 unit alat rapid test dari PT Kirana Jaya Lestari. Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati di ruang rapat DPRD Kabupaten Pati, Sabtu (25/7/2020) lalu.

“Walaupun pemerintah daerah juga sudah ada program pengadaan alat tersebut, namun alat rapid ini tentu masih sangat dibutuhkan untuk pendeteksian awal,” kata Bupati Pati Haryanto saat menghadiri penyerahan bantuan tersebut.

Haryanto menyampaikan, Sabtu (25/7/2020) seluruh pejabat eselon II, camat, serta kepala bagian di lingkup Pemerintah Kabupaten Pati, khususnya yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat telah menjalani tesswab di Pendapa Kabupaten Pati.

Baca Juga :  Tandhok Art Space, Wadah Seniman untuk Terus Berkarya

“Pagi tadi sudah kami swab, karena bagaimana pun sebagian besar yang mengikuti swab adalah yang tempat kerjanya menjadi pusat pelayanan. Sehingga relatif sering bertemu dengan banyak orang,” terangnya.

Ditambahkannya, masyarakat umum yang sudah melakukan rapid test sekitar 12.000-13.000 orang. Sedangkan yang sudah diswab sekitar 1.600 orang.

“Belum lagi pegawai kami yang juga kita rapid test,” terangnya.

Disampaikannya lebih lanjut, untuk yang hasil rapid test-nya reaktif, pihak Pemkab akan menempatkannya di tempat karantina, untuk melokalisasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Yang reaktif tentu kami isolasi hingga hasil swabnya keluar. Isolasinya di hotel dan ditanggung APBD. Di awal, dulu kita tempatkan di Hotel Safin dan sekarang giliran Hotel Kencana yang menjadi tempat karantina,” kata bupati.

Haryanto bersyukur grafik Covid-19 di Pati cukup landai, meski cenderung meningkat. Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang terjalin antara forkopimda, sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dapat berjalan efektif. Satria Utama