JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Edy Wur Tegaskan PDI Perjuangan Kokoh Junjung 4 Pilar Kebangsaan

Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep, Minggu (19/7/2020) saat menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama anggota DPRD Jawa Tengah A. Baginda Mummad Mahfuz H. Acara tersebut diselenggarakan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan memberikan masker serta melakukan jaga jarak antar peserta yang hadir di Pendopo DPC PDI Perjuangan Grobogan pada Minggu (19/7/2020). Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan tetap kokoh untuk menjunjung 4 pilar kebangsaan. Dengan penerapan 4 pilar kebangsaan Indonesia dapat meningkatkan kemajuan industri, teknologi, serta ekonomi berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.

Demikian ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep, Minggu (19/7/2020) saat menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama anggota DPRD Jawa Tengah Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan.

Acara tersebut diselenggarakan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan memberikan masker serta melakukan jaga jarak antar peserta yang hadir di Pendopo DPC PDI Perjuangan Grobogan pada Minggu (19/7/2020).

“Memang sengaja kita menyisir anak-anak muda karena banyak pemuda sekarang yg ideologinya di rong-rong secara tersembunyi, kita harus menerapkan ajaran-ajaran Bung Karno dalam kehidupan, dengan cara membumikan di kehidupan kita misal seorang pelajar belajar yang rajin, mahasiswa kuliah yang bagus, pengusaha, petani mereka harus bekerja yang didasarkan pada nilai-nilai yang ada di Pancasila, sehingga menjadi SDM yang unggul,” terang Edy Wur sapaan akrab politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga :  Marak Aksi Balap Lari Liar, Ganjar: Tak Kei Lapangan Mlayuo Sing Banter Le

“Kami juga mengimbau agar tidak termakan isu terkait RUU HIP, sebab isu tersebut jelas ditunggangi oleh oknum yang ingin mengadu domba dan memecah belah bangsa dimana dalam orasinya meneriakkan untuk melengserkan Presiden Jokowi yang tidak ada hubungannya dengan RUU HIP,” sambung Edy Wur.

Baca Juga :  Klaster Covid-19 Pulang Hajatan di Padamara Meluas. Satu Warga Positif Covid-19 Langsung Tulari 3 Warga Tetangganya, Dijemput Ambulans Sambil Dikawal Polisi

Pada bagian lain, anggota DPRD Jawa Tengah Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan menyampaikan dalam materinya, dahulu mengganti Pancasila dilakukan secara terang-terangan, tapi sekarang digrogoti pelan-pelan dengan cara menafsirkan Pancasila.

“Tugas anggota Partai adalah mengawal Pancasila dan menjaga dari rong-rongan pihak yang tidak bertanggungjawab,” tandasnya.

Sementara itu, Mentor Juang Hafidz juga menandaskan, Pancasila diibaratkan alat perekat negara Indonesia, kalau alat perekat keagamaan adalah ajaran masing-masing agama tersebut, oleh sebab itu apabila Pancasila pecah maka negara juga akan pecah.
“Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan ini memiliki tujuan dalam rangka mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujar dia. Satria Utama