JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ini Lho Slur, Daerah yang Paling Banyak Terjadi Pelanggaran Lalu lintas di Sukoharjo

Petugas menindak pelanggar lalu lintas. Dok. Polres Sukoharjo
Petugas menindak pelanggar lalu lintas. Dok. Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah wilayah di Sukoharjo terpetakan paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas. Hal itu terungkap ketika petugas menggelar Operasi Patuh Candi 2020.

Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas mulai dari Kecamatan Nguter sampai Kecamatan Grogol.

Melansir tribratanews, Rabu (29/7/2020), Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Liyan Prasetyo mewakili Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Marwanto, mengatakan, Satlantas Polres Sukoharjo sementara telah menindak sebanyak 86 orang pengendara yang melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

“Jumlah penindakan tilang sejumlah 86, 72 teguran, 2 lawan arus, dan 18 tentang kelengkapan kendaraan,” kata dia.

Dia menjelaskan, pelanggaran dalam operasi patuh candi 2020 ini didominasi oleh pengendara sepeda motor dan penggunaan helm yang tidak SNI. Ada sejumlah 44 pelanggaran.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

“Pelanggaran didominasi usia 21-30 tahun, itu ada 49 pelanggar, dan rata-rata penggunaan knalpot brong ada di Solo Baru, Grogol,” terang dia.

Rencananya operasi patuh candi ini digelar selama 14 hari yakni hingga tanggal 5 Agustus 2020 mendatang. Aria