JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

50 Warung Mitra Bukalapak di Solo Raya Salurkan Bantuan Sosial

Juragan Warung Mitra Bukalapak, Tini menyerahkan paket sembako kepada seorang pekerja sektor informal di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2020) / dok Bukalapak

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 50 Warung Mitra Bukalapak (MBL) di wilayah Solo Raya berpartisipasi dalam program penyaluran bantuan sosial melalui warung tradisional kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan harian warga kurang mampu, 5.000 paket Sembako yang disalurkan merupakan wujud nyata dari komitmen Bukalapak untuk memberdayakan warung di tengah masa pandemi.

Warung MBL memiliki banyak faktor pendukung yang membuatnya cocok menjadi titik distribusi bantuan.

Nilai tambah tersebut antara lain sumber daya yang cukup, penyedia antisipasi kebutuhan bahan pokok di masa pandemi, lokasi yang strategis di tengah pemukiman dan kesiapan infrastruktur digital melalui aplikasi MBL.

Pada kesempatan yang sama, para juragan Warung MBL mengaku senang karena dapat berbagi rezeki dalam situasi pandemi ini.

Yanto, salah satu pemilik warung MBL mengaku, pandemi corona telah mengurangi pendapatannya hingga 40 persen.

“Tapi, saya tetap lebih kasihan lihat tetangga sekitar pada dirumahkan dan ga narik (ojol) lagi. Awal bulan puasa saya sama beberapa teman MBL udah nyalurin sembako juga ke sekitar. Ada yang dari kantong sendiri, atau dari keluarga dan tetangga yang mampu. Syukur ini Bukalapak juga ngasih. Ngebantu banget,” ungkapnya.

Begitu pula cerita Achmad, juragan warung yang sudah bergabung dengan MBL sejak ia duduk di semester akhir kuliah S1, menggantikan ibunya yang berusia lanjut.

Baca Juga :  KEREN! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

“Begitu PSBB, warung saya sepi. Saya ngakalin dengan delivery ke rumah yang pesen deket – deket warung. Tapi memang, saat bulan puasa, sembako yang paling banyak dicari pelanggan warung. Jadi saya semangat bisa ikut bantu bareng Bukalapak kasih sembako gratis,” jelasnya.

Selama masa pandemi ini, para Juragan Warung MBL juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, di antaranya disiplin menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, serta melakukan layanan antar ke rumah pelanggan warung.

Paket Sembako yang berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula dan 1 kg tepung bisa didapatkan oleh para MBL yang tergabung di program pilot ini.

Sembako kemudian diantar ke masing-masing warung dan dibagikan secara gratis kepada warga miskin di sekitar warung tersebut. Melalui mekanisme ini, Bukalapak bermaksud membantu pemerintah memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, sekaligus menyalurkan bantuan sembako secara tepat sasaran.

Sebelumnya, Bukalapak juga telah menyerahkan 10 ribu paket sembako kepada Kementerian Sosial, yang diterima langsung oleh Menteri Sosial RI pada akhir April lalu.

Bukalapak juga berharap, program ini dapat menjadi salah satu kontribusi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh para pelaku usaha mikro, mengingat peran strategisnya yang disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki pada keterangan media beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Blusukan di Akhir Pekan, Gibran Racik Soto dan Janji Pasang Wifi untuk Sekolah Online

Menteri Teten mengemukakan, pihaknya akan memprioritaskan perhatian pada sektor UMKM, yang telah berkontribusi 60 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap tenaga kerja hingga 70 persen.
Selain itu, 99 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM yang 89 persen diantaranya berada di level mikro.

Oleh karena itu, keberadaan hampir 2 juta warung MBL di seluruh Indonesia terus menjadi titik perhatian Bukalapak dalam meningkatkan kapabilitas warung tradisional, sambil menjangkau lebih banyak masyarakat kelas bawah dan mendorong kesejahteraan rakyat.

Program pilot ini sudah dilaksanakan di tahap pertama dari tanggal 6 hingga 22 Mei di Jakarta dan di Solo serta Surabaya dari tanggal 18 Juli hingga 31
Juli 2020.

Pemberian bantuan lewat warung ini pun dapat digelar kembali bila pandemi corona masih terus berlanjut.

Ke depannya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews, MBL diharapkan dapat menjadi aktor yang berperan meneruskan bantuan dan semakin membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam situasi pandemi. suhamdani