JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Fasilitas Internet di Desa Sepakung Semarang Tarik Perhatian Dirjen Dikdasmen Kemendikbud

Direktur Jenderal PAUD - Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Jumeri bersama Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat meninjau fasilitas internet gratis yang diinisiasi Pemerintah Desa Sepakung. Humas Pemprov

UNGARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Direktur Jenderal PAUD-Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Jumeri meninjau program inovatif dari Pemerintah Desa Sepakung.

Kedatangan mantan Kepala SMK Negeri 1 Bawen ini untuk meninjau progam internet gratis bagi siswa yang dilaksanakan Pemerintah Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Jumeri yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk datang langsung ke Sepakung, melihat pelaksanaan program tersebut pada Sabtu (8/8/2020).

Kehadiran Jumeri disambut langsung oleh Wakil Bupati Semarang dan Kepala Desa Sepakung di balai desa setempat. Dalam kegiatan tersebut Jumeri menyampaikan, program internet gratis bagi siswa itu tepat untuk mengatasi masalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) di saat pandemi seperti ini.

Baca Juga :  Limbah Medis Virus Corona Blora Telah Mencapai 369 Ton, Sama Dengan Volume Tahun 2019

“Kita akan kirimkan tim untuk mengkaji program ini. Termasuk kemungkinan replikasi program serupa di desa-desa lain di tanah air,” katanya.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, Pemkab Semarang akan mendorong pemerintah desa untuk memberikan perhatian lebih untuk mengatasi kendala PJJ ini.

“Kita harapkan Pemdes Sepakung dapat meningkatkan pelayanan Wifi gratis ini hingga ke tingkat RT dari sebelumnya di RW,” ujarnya.

Kepala Desa Sepakung Ahmad Nuri menjelaskan, Pemdes Sepakung memanfaatkan dana desa untuk menciptakan desa pintar dilengkapi fasilitas internet. Meskipun wilayahnya termasuk blankspot sinyal telepon seluler, namun seluruh RW telah tersambung internet lewat wireless fidelity (Wifi).

Ditambahkan, jaringan internet dengan kuota yang memadai disediakan bagi warga agar dapat mengakses data dan informasi yang dibutuhkan. Termasuk bagi kepentingan para pelajar yang dapat mengakses secara gratis.

Baca Juga :  Tertangkap Hendak Tawuran, Puluhan Remaja di Gemuh Dikukut Polisi. Baju Langsung Dilucuti, Polisi Amankan Senjata Tajam dan Kayu Bermata Paku

“Kuota yang disediakan cukup untuk 300 (orang) pengguna setiap harinya. Kapasitas ini juga dapat digunakan oleh para siswa di tiga sekolah yang ada di Desa Sepakung dari rumah masing-masing,” katanya lagi.

Ke depan, lanjutnya, Pemdes akan mengelola jaringan internet ini lewat BUMDes. Salah satu rencana kerjanya adalah meningkatkan besaran kapasitas kuota internet.

Sehingga akan semakin banyak warga yang bisa mengakses internet dengan kecepatan yang memadai. Ahmad Nuri menargetkan seluruh wilayah RT nantinya akan dapat menikmati layanan internet cepat itu. Satria Utama