JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Baru Tahu Ternyata Cakupan ASI Eksklusif Masih di Angka 48 Persen Padahal Bisa Meningkatkan Imun Bayi Lho

 

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para pemangku kepentingan berkumpul di ruang pertemuan Mawar Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, membahas peningkatan penggunaan ruang laktasi.

Kabid Kesehatan Masyarakat Mardiyanto mewakili Kepala DKK menyampaikan, cakupan ASI ekslusif saat ini baru sekitar 48 persen. ASI eklusif adalah dimana bayi mendapatkan ASI sampai dengan umur enam bulan tidak boleh didampingi dengan susu formula, karena ada hubungannya dengan imunitas dari bayi tersebut.

Baca Juga :  Mau Tahu Cara Kampanye Harjo dan Josss Saat Pandemi COVID-19? Simak Yuk Penjelasan Joko Sutopo dan Joko Purnomo

Lebih lanjut Mardiyanto menyampaikan, apabila kebutuhan ASI tercukupi dengan baik maka bisa meningkatkan imun dari bayi tersebut. Sehingga kesehatannya pun akan menjadi baik.

Bagi yang belum ada fasilitas ruang laktasi dia berharap agar membuat guna mencukupi kualitas dari generasi kita yang akan datang. Karena dampak dari anak-anak yang kurang gizi, gizi buruk atau stunting itu akan berpengaruh pada 15 tahun dari sekarang.

Baca Juga :  Dari Konfercab PGRI Cabang Giritontro Wonogiri, Joko Pudyanto Terpilih Sebagai Ketua, Berharap Kepengurusan Anyar Bisa Beri Warna Baru dan Wujudkan Hal ini

“Kami harapkan dalam rangka untuk penyediaan ruang laktasi ini akan meningkatkan status gizi pada anak-anak kita yang akan datang menjadi generus bangsa,” jelas dia, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para narasumber, antara lain dari Kepala Puskesmas Wonogiri I Pitut, Bagian Hukum Setda Kabupaten Wonogiri Didik dan dari salah satu Perusahaan yang ada di Kabupaten Wonogiri. Aria