JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Puskesmas Gedongtengen dan Wirobrajan Ditutup karena Sejumlah Nakes Dinyatakan Positif Covid-19

Ilustrasi positif corona. Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah tenaga medis di Puskesmas Wirobrajan dan Puskesmas Gedongtengen dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya dua Puskesmas tersebut ditutup untuk sementara waktu dan tidak melakukan layanan kesehatan untuk pasien.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berujar, untuk Puskesmas Gedongtengen telah ditutup sejak Jumat (18/9/2020) kemarin.

Sementara Puskesmas Wirobrajan, baru menghentikan kegiatan pelayanan medisnya satu hari berselang.

“Jadi, saat ini yang ditutup sementara ada dua. Puskesmas Wirobrajan dan Gedongtengen, karena ada tenaga medis yang kena (Covid-19),” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut, Sabtu (19/9/2020) malam.

Baca Juga :  Tukang Becak Meninggal di Malioboro Ditangani Sesuai Standar Covid-19

Walau begitu, Heroe enggan merinci data jumlah petugas medis yang terpapar virus corona tersebut.

Namun dirinya mengungkapkan, kemungkinan besar, mereka tertular saat melakukan tracing terhadap sejumlah kontak erat dari beberapa pasien positif di wilayahnya.

“Ada angkanya tapi saya belum bisa menjelaskan. Memang, beberapa dokter, perawat, analis, hingga surveilans terpapar ketika mereka melakukan tracing,” katanya.

Baca Juga :  Kesulitan Ungkap Kasus Bom Molotov Cafe Legian di Kawasan Maliboro, Polisi Minta Pelaku Menyerahkan Diri

“Yang jelas, untuk Gedongtengen ada satu bidan positif (Covid-19), lalu ada kontak erat dengan empat dokter, lima bidan dan lima surveilans ketika makan siang di kantin. Ya, otomatis waktu makan itu kan mereka pasti lepas masker,” tambah Heroe.

Menurutnya, kedua Puskesmas tersebut berhenti beroperasi selama tiga hari, terhitung sejak tanggal penutupan masing-masing.

www.tribunnews.com