JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Catat, Pemkab Karanganyar Gelontor 11.083 Paket Sembako Senilai Rp 2,2 Miliar Untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19. Silakan Cek ke Kecamatan atau Dinas!

Penyaluran bantuan sembako dampak covid-19 Karanganyar. Foto/Beni
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Guna mengantisipasi kerawanan sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar menggelontorkan bantuan sembako kepada warga terdampak covid sebanyak 11.083 paket.

Nilai per paket sebesar Rp 200.000 sedangkan jumlah keseluruhan anggaran Rp 2,216 miliar yang berasal dari APBD.

Sekretaris Dinsos Karanganyar, Marno mengatakan program bantuan sembako inj merupakan respon dari Bupati Karanganyar Juliyatmono terhadap warga miskin terutama yang terdampak covid.

Selanjutnya pemkab memutuskan untuk menggelontorkan bantuan sembako tahap dua tersebut.

“Dulu sebelum lebaran Dinsos gelontorkan sebanyak 90.000 paket sembako dengan nilai sama Rp200.000 per paket. Kini diulang sebanyak 11.083 paket,” tandas Marno, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga :  Tambah 24 Warga Positif dan 2 Meninggal Dunia, Kasus Covid-19 Sragen Melaju Jadi 1.199. Jumlah Warga Meninggal Sudah Mencapai 114 Orang

Adapun berkurangnya jumlah paket sembako tahap kedua ini dibandingkan tahap pertama karena yang yang lainnya sudah terpantau membaik secara ekonomi. Dan tinggal jumlah 11.083 paket saja.

Itupun dari jumlah 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar terdapat satu kecamatan yang tidak mengajukan permohonan bantuan sembako.

Yakni Kecamatan Jenawi yang tidak mengajukan karena pertimbangan surplus perekonomian warganya.

“Jadi berkurangnya jumlah bantuan sembako tahap dua ini sekaligus menjadi indikator recovery perekonomian di masa pandemi relatif berhasil,” ujarnya.

Baca Juga :  Diizinkan Lakukan Swab Test, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Malah Kebanjiran Pasien. Kamar Isolasi Covid-19 Sampai Full Pasien

Adapun acuan untuk data penerima bantuan paket sembako ini berasal dari Dispermasdes. Yakni tidak menghitung KK atau jiwa tapi menghitung beban.

“Jika di rumah itu ada lima jiwa diberi dua paket,” jelasnya.

Sementara untuk isi paket tetap sama dengan sebelumnya yakni
beras 5 Kg, gula 2 Kg, kecap 1 liter, dua kaleng susu, sepuluh mie instan, minyak 2 liter dan teh 4 kotak. Beni Indra