JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Prihatin Derita Warga Sragen Utara, Alummi Madrasah Al Islam Solo Regional Sragen Tergerak Sumbang 23 Tangki Air Bersih. Alumni yang Ada di NTT pun Ikut Tergerak Menyumbang Donasi

Para alumni saat menyalurkan bantuan droping air bersih ke Jenar, Minggu (4/10/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keluarga Alumni Madrasah Al Islam Surakarta regional Sragen menggelar kegiatan bakti sosial droping air bersih, Minggu (4/10/2020).

Sebanyak 23 tangki air bersih disalurkan ke warga di sejumlah wilayah kekeringan di Sragen Utara oleh mereka.

Ketua panitia, Adnan Fadkhurosi mengatakan aksi baksos itu digalang dari keluarga alumni berbagai generasi dan angkatan. Namun yang aktif adalah angkatan tahun 2014 hingga 2017.

“Hari Sabtu kemarin sudah 11 tangki kita salurkan. Hari ini ada 8 tangki dan besok ada lagi. Total ada 23 tangki yang kita salurkan dari donasi yang digalang di alumni kami,” paparnya Minggu (4/10/2020).

Baca Juga :  Tergerak Lihat Derita Warga di Wilayah Krisis Air, Sekelompok Anak Muda Sragen Rintis Komunitas Air untuk Indonesia. Langsung Buka Donasi, Salurkan 8 Tangki Air Yang Disambut Suka Cita

Adnan menguraikan aksi baksos droping air bersih itu digagas karena ada beberapa alumni yang kebetulan berasal dari wilayah Sragen Utara dan mengalami kesulitan air bersih.

Selain itu, adanya alumni yang bekerja di PDAM Sragen membuat usulan untuk menggelar baksos droping itu akhirnya menguat.

“Dari laporan-laporan terkait bencana kekeringan itu kemudian ditawarkan ke teman-teman alumni dan respon bagus langsung ada donasi,” terangnya.

Penyaluran bantuan air bersih itu dilakukan ke wilayah Kecamatan Tangen dan Jenar. Selain itu ke wilayah Sumberlawang yang saat ini juga dilanda kekeringan.

Baca Juga :  Awas, Anggaran Pilkada Semua Daerah di Masa Pandemi Bisa Membengkak 2 Kali Lipat. KPU Jateng Sebut Yang Nekat Melanggar Prokes, Pilkadanya Bisa Dihentikan!

“Harapannya bisa membantu warga Sragen yang sedang dilanda kekeringan. Ini juga untuk memupuk jiwa kepedulian di kalangan alumni. Bahkan nantinya tidak hanya kekeringan saja, mungkin jika ada situasi tertentu yang membutuhkan bantuan, alumni siap ikut serta,” terangnya.

Ditambahkan, dari alumni yang menyumbang donasi, paling jauh ada di  NTT atau Nusa Tenggara Timur. Menurut Adnan, yang bersangkutan tahu dari informasi yang dikirim ke grup alumni.

“Mudah-mudahan kegiatan baksos ini bisa terus berlanjut agar bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,’ tandasnya. Wardoyo