JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ribuan Pekerja Seni di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Bansos

Bupati Kabupaten Semarang H. Mundjirin. Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

UNGARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pekerja seni di Kabupaten Semarang nampaknya tengah bernapas lega. Betapa tidak, sebanyak dua ribu pekerja seni yang bernaung dalam Dewan Kesenian Kabupaten Semarang (DKKS) menerima bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako) dari Kementerian Sosial RI.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Penasehat Dharma Wanit Persatuan Kemensos RI Grace Batubara kepada ketua DKKS Sarwoto Ndower disaksikan oleh Bupati Semarang H Mundjirin di panggung Bina Lingkungan Dusun Congol, Bergas, Kamis (8/10/2020) siang, kemarin.

Menurut Grace, Kemensos telah melakukan pendataan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di sektor sosial dan ekonomi. Selain memberikan jaring pengaman sosial kepada warga lewat berbagai program sosial, juga diberikan kepada para pekerja seni yang belum terjangkau.

Baca Juga :  60 Warga Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Sosial

Ditambahkan, para pekerja seni sangat terpukul dengan adanya pandemi Covid-19 ini. Mereka tidak bisa berkarya karena berbagai kegiatan pentas yang menimbulkan kerumunan massa dilarang. “Semoga bantuan sembako ini dapat membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari para pekerja seni,” katanya.

Meski mengalami masa sulit, istri Mensos Juliari P Batubara ini tetap mengajak para pekerja seni untuk bersemangat dan berkreasi di bidang seni. Ketua DKKS Sarwoto Ndower melaporkan sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret lalu,banyak seniman profesional di Kabupaten Semarang yang tidak bisa beraktifitas seni sama sekali.

Baca Juga :  Pemilik Kerbau yang Hilang Terkubur Lumpur Bernafas Lega, Bupati Koko Serahkan Bantuan 17 Ekor Kerbau

“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan bantuan ini sedikit banyak bisa membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Semarang H Mundjirin menegaskan menjadi tugas pemerintah untuk mengemban amanat mengatasi dampak sosial dan ekonomi karena pandemi Covid-19.
“Dalam keadaan darutrat seperti ini, Pemerintah siap hadir dan berperan mengatasi persoalan. Inilah bentuk nyata kehadiran pemerintah saat situasi krisis seperti ini,” kata Bupati. Yoga|Satria Utama