JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Masyarakat Indonesia Paling Optimis Hadapi Pandemi Covid-19 di Asia Tenggara

Ilustrasi pemeriksaan virus corona atau covid-19. Foto: Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren membaik. Kabar tersebut memberikan optimisme bagi masyarakat dalam melewati masa pandemi Covid-19.

Survei oleh IPSOS hingga Nielsen menunjukkan, masyarakat Indonesia diketahui paling optimis dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Asia Tenggara.

Hal itu tidak lepas dari tingginya angka kesembuhan Covid-19 di dalam negeri.

“Recovery rate (rasio kesembuhan) dari seluruh total kasus COVID-19 mencapai 82,84 persen. Angka sembuh dan selesai isolasi COVID-19 meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu 80,51 persen”, ujar dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas Covid-19 dalam acara Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema “Antara Pengobatan dan Pencegahan: Pilih Mana?”, Jumat (13/11/2020).

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Bertambah 4.442 Orang dalam 24 Jam Terakhir, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Sudah Tembus 500.000. Pasien Sembuh Capai 422.386

Keseriusan pemerintah dalam menangani pasien Covid-19 juga terlihat dari suplai obat penanganan Covid-19 yang terus terdistribusi dengan cukup. Dengan tujuan meningkatkan rasio kesembuhan, mulai 4 November, obat penanganan Covid-19 ini sudah didistribusikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 779 rumah sakit di seluruh Indonesia. Pemerintah juga terus melakukan pemenuhan suplai obat penanganan Covid-19 hingga bulan Desember 2020 mendatang.

Jumlah tenaga medis pun mencapai 300 ribu orang yang bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.

Masyarakat juga diimbau untuk melakukan deteksi dini gejala penyakit Covid-19. Upaya ini sangat membantu meringankan gejala Covid-19 agar tidak semakin berat nantinya.

Baca Juga :  Polemik Instruksi Mendagri, Ridwan Kamil: Setiap Jabatan Mengandung Risiko, Tapi...

Reisa mengatakan masyarakat sebaiknya tidak takut memeriksakan diri demi mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal karena obat-obatan yang tersedia di fasilitas kesehatan sudah sangat lengkap dan membantu.

Upaya penanganan Covid-19 ini juga diikuti dengan rencana pemerintah untuk mengadakan vaksin Covid-19.

Rencana itu juga memberikan optimisme bagi masyarakat. Masyarakat harus menyadari virus Covid-19 ini nyata adanya. Menjalankan protokol kesehatan 3M dengan disiplin akan efektif mencegah penularan virus Covid-19.

“Wajib mencegah dan melindungi diri dari penyakit karena yang namanya mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, lebih berfaedah daripada mengobati,” tutur Reisa.

www.tempo.co