JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bikin Haru, Makna Hari Ibu di Mata Mantan Bupati Rina Iriani. Beri Pesan ke Suami-Suami, Ungkap Beratnya Perjuangan Seorang Ibu atau Istri Seperti Ini!

Mantan bupati Rina Iriani. Foto/Beni

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani memberikan sejumlah wejangan.

Sosok perempuan tangguh yang sudah makan asam garam kehidupan itu berpesan pada kaum laki-laki agar sehari ini saja memanjakan para istrinya atau ibunya.

Memanjakan tersebut bisa ditafsirkan dengan membebas tugaskan pekerjaan rutinitas sehari-hari yang dilakukan kaum ibu.

Kebijakan tersebut dilakukan cukup satu hari saja sehingga kaum ibu merasa fresh segar dan tersanjung karena diberikan satu keistimewaan walau sehari saja.

Selain itu pada hari Ibu tersebut kaum laki-laki bisa memberikan surprise misalnya mengajak makan bersama diluar bersama keluarga.

“Intinya untuk satu hari saja pada Hari Ibu ini kaum perempuan mendapatkan penghargaan berupa perilaku sikap yang berbeda dengan hari biasa,” ungkap Rina Iriani, Selasa (22/12/2020).

Baca Juga :  Anggota DPR RI Paryono Sebut Keputusan Presiden Tunjuk Komjen Listyo Sigit Sebagai Calon Kapolri, Sudah Tepat. "Yakin Saja yang Terbaik!"

Menurut Bu Rina panggilan akrabnya, peran perempuan itu sangat dahsyat di dalam kehidupan rumah tangga.

Namun sayangnya tidak pernah terlihat. Bahkan hanya dianggap rutinitas saja padahal sangat berat.

Misalnya, ia menyebut dari bangun pagi hingga malam kaum ibu sudah menbersihkan rumah dan segala kesibukan lain.

Termasuk memasak, mencuci, setrika, mandikan anak hingga menyambut kedatangan suami dan kepentingan pasca kepulangan suami.

Belum lagi di saat capek seharian kaum ibu harus melayani hubungan biologis suami.

“Kan ini pekerjaan berat yang tidak tampak. Berbeda dengan peran suami berangkat pagi pulang bawa uang baru itu dipandang sebagai sesuatu yang nyata. Padahal sama-sama beratnya,” tandasnya.

Untuk itulah, ia memandang hendaknya tidak berlebihan jika kaum laki-laki memahami betapa beratnya kerja rumah tangga seorang ibu.

Baca Juga :  6 Warga Desa Wukir Sawit Karanganyar Positif Covid-19, Satu Orang Sampai Meninggal Dunia. Warga Sempat Resah dan Ketakutan!

Bahkan Bu Rina yang juga mantan Bupati Karanganyar itu menegaskan sejatinya tidak ada istilah perempuan itu menganggur meskipun tidak bekerja secara formal seperti laki-laki.

Namun di balik tudingan menganggur alias sebagai ibu rumah tangga saja kerjanya ekstra dari pagi hingga malam hari.

“Baru sadar to beratnya menjadi seorang ibu. Maka sekali lagi manjakanlah sehari saja dan itu sangat berarti terhadap psikologis seorang ibu,” lanjutnya.

Bu Rina berpesan pula pada kaum ibu agar selalu taat pada suami serta menjaga komunikasi yang baik karena itu sangat penting dalam rumah tangga.

Selain itu kaum ibu di masa pandemi covid diharap bisa menjaga diri dari virus dan taat protokol kesehatan agar tidak tertular. Beni Indra