JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

PP Muhammadiyah Ancang-ancang Tarik Semua Dana di Bank Syariah Indonesia. Kaji Pengalihan ke Bank Syariah Umum, Ini Alasannya!

Foto/Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengkaji untuk menarik penempatan dana di Bank Syariah Indonesia, bank hasil merger BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri (BSM).

“Hal ini perlu dipikirkan oleh Muhammadiyah karena Bank Syariah Indonesia ini sudah menjadi sebuah bank syariah milik negara yang besar dan sudah sangat kuat di mana bank ini akan menjadi 10 bank syariah terbesar di dunia,” ujar Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah Anwar Abbas melalui keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Rabu, 16 Desember 2020.

Baca Juga :  Polisi Terima 371 Laporan Pinjol Ilegal nan Mencekik. Pinjam Rp 1 Juta Hanya Terima Rp 600.000

Anwar mengatakan pihaknya akan segera membentuk tim khusus yang beranggotakan pakar keuangan, bankir, dan mantan bankir, serta regulator untuk mengkaji penarikan dana tersebut.

Menurut dia, dana dalam bentuk giro dan deposito yang semula ditempatkan di tiga bank syariah milik negara akan dipindahkan ke bank syariah yang memiliki komitmen bersama Muhammadiyah untuk memajukan ekonomi umat dan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Advertisement
Baca Juga :  HUT ke-57, Airlangga Berharap Kader Golkar Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

Bank Syariah Indonesia hasil merger tiga bank syariah pelat merah akan memiliki aset Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun.

Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan bank hasil merger di daftar 10 bank dengan aset terbesar di Indonesia.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua