JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Fenomena Tanah Bergerak di Banjarnegara, 8 Keluarga 20 Jiwa Terpaksa Harus Diungsikan. Rumah Harus Dibongkar Paksa Karena Rusak Parah

Bencana tanah gerak. Foto/Humas Polda

BANJARNEGARA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bencana tanah bergerak terjadi di Dusun Mertinggi, Desa Glempang, Kecamatan Mandiraja.

Kejadian bermula Rabu (13/1/2021) namun hingga Selasa (19/1/2021) masih sering terjadi pergerakan susulan.

Akibat kejadian itu 8 Keluarga yang terdiri dari 20 jiwa mengungsi ditiga tempat aman disebabkan rumah yang ditempati rusak parah.

Dipastikan bangunan dibongkar dan di daerah tersebut tidak bisa ditempati lagi.
Saat evakuasi barang berharga dan pembongkaran rumah Kabag Ops Polres Banjarnegara bersama Kapolsek Mandiraja AKP Suyit Munandar dan instansi terkait meninjau lokasi memastikan evakuasi berjalan aman.

Baca Juga :  Tak Main-Main, 12 Tersangka Bandar dan Pengedar Narkoba Jepara Dilumpuhkan Polisi. Barang Buktinya Bikin Geleng Kepala

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto melalui Kabag Ops Kompol Sardoyo mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan penanganan darurat bencana alam tanah bergerak.

“Kami memastikan evakuasi berjalan aman, lancar dikhawatirkan terjadi bencana susulan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Beri Lampu Hijau POPDA Jateng 2021 Digelar secara Virtual

Ia mengungkapkan, di daerah bencana tersebut juga dipasang police line agar warga tidak mendekat.

“Evakuasi dilakukan para relawan lintas instansi, warga tidak kami perkenankan mendekat,” ujarnya.

Menurutnya, bencana tanah bergerak salah satunya dipicu intensitas hujan sedang hingga lebat yang berdurasi panjang. Edward