JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pencuri Motor Tewas Dihajar Massa di Serpong, Seorang Lainnya Kabur

ilustrasi

TANGSEL, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Seorang tersangka pencuri motor tewas lantaran dikeroyok massa, ussi dirinya beraksi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Haji Jamat Buaran, kecamatan Serpong, kota Tangerang Selatan.

Sementara, seorang rekannya yang menunggu di atas motor, berhasil kabur saat temannya kepergok dan dihakimi masyarakat sekitar.

“Jadi pelaku ini berdua dengan rekannya, salah satu pelaku masuk kedalam lokasi diduga hendak mencuri motor kemudian ketahuan oleh warga,” kata Kapolsek Serpong Komisaris Supryianto, Selasa (5/1/2020).

Menurut Supriyanto, saat pelaku dipergoki, salah seorang pelaku lainnya menunggu di motor dan berhasil melarikan diri, sedangkan satu pelaku yang hendak mencuri motor berhasil tertangkap warga.

“Rekannya menunggu di motor berhasil kabur sedangkan yang tertangkap ini yang mau mencuri sepeda motor sempat kabur. Tapi tertangkap kemudian dikeroyok sama warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Waduh, Kemarin Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tambah 12.818 Orang. Masih Jadi yang Tertinggi di Asia Tenggara

Pada saat satu tersangka pencuri motor berada di dalam untuk mengambil kendaraan roda dua dengan menggunakan kunci Letter T, kata Supriyanto, ternyata aksinya dipergoki oleh seorang warga yang berteriak maling. Sehingga komplotannya yang menunggu di motor kabur.

“Nah yang di dalam ini dia berusaha keluar dari lingkungan kontrakan. Namun dikejar oleh warga. Warga mengejar salah satu pelaku yang berinisial F kurang lebih jaraknya dari TKP sampai dengan ditangkap kurang lebih satu kilometer,” Supriyanto mengungkapkan

Supriyanto menambahkan tersangka pencuri motor itu menderita luka cukup serius saat diserahkan warga dan polisi langsung membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga :  Ikut Donor Plasma Konvalesen, Airlangga Hartarto Tak Umumkan Pernah Positif Covid-19

“Setelah sampai di RS Polri lalu ditangani oleh tim dokter. Kurang lebih satu jam berikutnya tersangka ini dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya.

Untuk barang bukti yang ditahan polisi yakni satu kendaraan roda dua milik tersangka, kemudian satu kendaraan milik korban. Ada juga kunci Letter T yang tertinggal di sepeda motor korban.

“Kami masih mendalami kasus ini. Kendaraan roda dua milik tersangka kami cek registrasi kendaraan bermotornya tidak terdaftar. Hasil penulusuran bahwa kendaraan roda dua tersebut sementara ini kami simpulkan bodong, dan ternyata hasil pencurian di daerah Pondok Aren,” demikian Supriyanto.

www.tempo.co