JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Terungkap Jumlah Kasus Kecelakaan Lalu lintas di Sukoharjo Pada 2020 Mengalami Penurunan Dibandingkan 2019, Jumlah Korban Maupun Kerugian Juga Turun

Ilustrasi | joglosemarnews.com

ilustrasijs kecelakaan tabrakan mobil
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dibandingkan dengan tahun 2019, ternyata jumlah kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Sukoharjo pada 2020 mengalami penurunan.

Penurunan juga terjadi pada jumlah korban. Baik korban meninggal maupun luka-luka.

Melansir tribratanews, Selasa (5/1/2021), tercatat ada penurunan 287 atau 22,4 persen kasus lakalantas. Dimana pada 2019 ada 1.279 kasus dan di tahun 2020 ada 992 kasus.

“Jika dibandingkan antara 2019 dan 2020, kasus lakalantas di 2020 mengalami penurunan. Artinya, kesadaran masyarakat dalam tertib berlalulintas sudah meningkat,” jelas Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Baca Juga :  Wajib Tahu Gaes Perkembangan COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Sudah Tembus 184 Orang Total Terkonfirmasi Positif Terpapar Virus Corona Mencapai Angka 3.207

Dikatakan Kapolres, selama ini Satuan Lalulintas (Satlantas) tak henti-hentinya memberikan sosialisasi pada masyarakat dalam setiap kegiatan operasi. Petugas tidak semata-mata menindak pelanggar saja, tapi juga memberikan edukasi pada masyarakat terkait tertib berlalulintas.

Dilihat dari korban meninggal dunia akibat lakalantas, jika tahun 2019 ada 111 orang, tahun lalu turun jadi 65 orang atau ada penutunan 46 korban (41,4%). Untuk jumlah korban luka berat, meski jumlah kasus turun, korban luka berat sama dibandingkan 2019 dimana ada dua korban. Untuk korban luka ringan, tahun 2019 ada 1.485 orang turun menjadi 1.193 di tahun 2020.

Baca Juga :  Info Terbaru COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Sudah Mencapai 200 Orang Total Terkonfirmasi Positif Hampir Tembus Angka 4.000

“Untuk korban luka ringan turun 292 orang atau 19,7%. Untuk kerugian materi tahun 2019 sebesar Rp972,5 juta turun menjadi Rp646,8 juta di tahun 2020 atau turun Rp325,7 juta,” ujar Kapolres.

Kapolres mengimbau di tahun 2021 ini masyarakat tetap tertib dalam berlalulintas dan mematuhi semua aturan yang ada. Pasalnya, lakalantas biasanya diawali dengan adanya pelanggaran lalulintas. Kapolres berharap penurunan kasus lakalantas kembali terjadi di tahun 2021. Aria