JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mengaku Tak Punya Masalah dengan Moeldoko, AHY Bersedia Memaafkan: Jika Beliau Menyadari Kekeliruan, Saya Tentu Memaafkan

Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Instagram/agusyudhoyono

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, mengaku secara pribadi tidak memiliki masalah dengan Moeldoko. Namun ia kecewa lantaran kepala staf presiden itu terlibat dalam gerakan kudeta kepemimpinan Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan AHY saat menggelar konferensi pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, pada Senin (8/3/2021).

“Terhadap KSP Moeldoko, secara pribadi saya tidak ada masalah dengan beliau. Tapi jujur yang membuat saya kecewa, karena suka atau tidak suka beliau terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat,” ujar AHY.

Lebih lanjut, AHY pun mengatakan siap memaafkan Moeldoko apabila yang bersangkutan menyadari kekeliruan yang telah dilakukannya.

Baca Juga :  Kudeta Moeldoko Kandas, Pangeran Cikeas Sebut Siap Forgive Kader Pembelot. Tapi Tidak Akan Mudah Forget

Terlebih baik dirinya maupun Moeldoko sama-sama berasal dari militer dan sebagai mantan prajurit, AHY masih menghormati Moeldoko yang pernah menjabat sebagai panglima TNI.

“Sebagai manusia biasa, tentu kita semua ada kurang dan salahnya. Untuk itu apabila beliau menyadari kekeliruannya, saya pribadi tentu memaafkannya,” kata AHY.

“Sebagai mantan prajurit dan beliau mantan Panglima saya tetap hormat. Itulah tradisi keprajuritan yang kami junjung tinggi di militer, once a soldier always a soldier,” lanjutnya.

Namun di sisi lain, meski secara pribadi AHY siap memaafkan, tidak bisa dipungkiri bahwa peristiwa yang sudah terjadi tentu turut menyakiti perasaan para kader dan simpatisan Partai Demokrat. Ia pun meminta Moeldoko menyadari hal itu.

Baca Juga :  Ini Yang Dilajukan Sandiaga Uno Untuk Pulihkan Pariwisata di Tengah Pandemi

“Tapi kami memohon kebesaran hati untuk bisa menyadari bahwa apa yang telah terjadi dan apa yang dilakukannya memang telah menyakiti ratusan ribu bahkan jutaan kader dan simpatisan Partai Demokrat,” kata AHY.

AHY pun berpesan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di Tanah Air agar tetap menjunjung tinggi harga diri, etika dan moralitas.

“Meski kita miskin harta, tetapi jangan miskin harga diri. Hidup lah dengan landasan ilmu dan nilai-nilai etika serta moralitas, karena dengan landasan-landasan itulah insya Allah negara kita akan semakin besar dan maju. Demokrat ingin menjadi bagian dari itu,” tukasnya.

www.tribunnews.com