JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Merasa Ditipu, Anggota Arisan Online Jarah Barang-barang di Rumah Bandar yang Kabur. Lemari hingga Tikar Pun Diangkut

Tangkapan layar video anggota arisan online di OKU Selatan jarah barang-barang milik bandar arisan yang kabur. Foto: Instagram/muaraduakece

MUARADUA, JOGLOSEMARNEWS.COM Hati-hati dalam memilih arisan online yang diikuti karena bisa berakhir ditipu. Seperti yang dialami sejumlah anggota arisan online di Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

Merasa telah ditipu arisan online, sejumlah warga dan anggota arisan mendatangi rumah kontrakan Bella Azora, yang menjadi bandar arisan online tersebut untuk menagih uang mereka, pada Kamis (1/4/2021).

Namun saat di rumah kontrakan yang berada di kawasan Batu Belang Jaya, Muaradua, OKU Selatan, Bella dan juga suaminya ternyata sudah tidak berada di rumah dan diduga kabur dengan membawa uang milik anggota arisan online yang dikelolanya.

Kesal tidak dapat bertemu bandar arisan dan gagal mendapat uang mereka, para anggota arisan online itu pun memilih mendobrak pintu rumah kontrakan Bella dan menjarah barang-barang di dalamnya.

Baca Juga :  Viral Video "Becak Goyang" di Medan, Kepala si Wanita Tampak Maju Mundur, Si Pria Bersihkan Celana Pakai Air Mineral

Dikutip Tribunnews.com dari Sripoku.com, warga yang emosi mengangkut barang-barang mulai dari lemari, rak piring, dispenser, etalase, bahkan ember dan tikar dari dalam rumah bandar arisan.

Menurut salah seorang peserta arisan online, Bella tidak hanya membuka arisan dan mengumpulkan uang anggotanya, tetapi ia juga membuka jasa kredit untuk berbagai jenis barang.

Perihal dugaan penipuan tersebut, para anggota arisan online dan korban yang merasa ditipu sepakat untuk mengambil jalur hukum dan melaporkan Bella ke Polres OKU Selatan.

Baca Juga :  Praktik Prostitusi Online di Bogor Terungkap, Remaja Usia 17 Tahun Jadi Muncikari. Jajakan Wanita Muda, Tarifnya Rp700 Ribu

“Saat ini kita dan anggota arisan yang ditipu sedang musyawarah. Rencana Senin akan datang ramai-ramai melapor ke Mapolres OKU Selatan,” ujar Desva, salah seorang korban, dikutip Tribunnews dari Sripoku.com.

Menurut keterangan tetangga, Bella dan suaminya pergi dari rumah kontrakan pada Kamis (1/4/2021) subuh. Sehingga saat didatangi anggota arisan, rumah, tempat usaha salon, dan warung kelontong milik Bella sudah dalam keadaan tertutup rapat.

“Mereka (Bella dan suami) Rabu malam (31/3/2021) masih ada. Perginya subuh tadi,” ujar A, salah seorang tetangga yang tidak ingin disebut namanya.

 

www.tribunnews.com