JOGLOSEMARNEWS.COM Netizen

Tagar #TangkapJozephPaulZhang Trending di Twitter, Bermula dari Video Seorang Pria Mengaku Nabi dan Tantang Warga Laporkan Dirinya atas Penistaan Agama. PBNU Sudah Desak Polri Tangkap Pelaku

Tangkapan layar video viral pria mengaku bernama Jozeph Paul Zhang tantang warga laporkan dirinya ke polisi atas tindakan penistaan agama. Foto: YouTube/Jozeph Paul Zhang

JOGLOSEMARNEWS.COM Nama Jozeph Paul Zhang mendadak menjadi viral di media sosial bersamaan dengan tagar #TangkapJozephPaulZhang yang menjadi trending topic di Twitter, pada Minggu (18/4/2021).

Ternyata bermula dari aksi seorang pria yang mengaku bernama Jozeph Paul Zhang yang membuat sayembara bagi siapa pun yang bisa melaporkan dirinya ke polisi atas tindakan penistaan agama.

Pria tersebut mengumumkan hal itu dalam sebuah forum diskusi via aplikasi Zoom yang kemudian mengunggah videonya ke kanal YouTube Jozeph Paul Zhang dengan judul ‘Puasa Lalim Islam’.

Dalam video berdurasi lebih dari 3 jam itu, pria yang mengaku bernama Jozeph Paul Zhang itu berulang kali mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.

Salah satunya tentang teman-teman Muslim di Eropa yang hanya menjalankan ibadah puasa di tahun pertama karena takut dengan Allah dan tak lagi berpuasa di tahun ketiga karena sudah tidak takut dengan Allah.

“Kurang ajar. Emang gitu ya? Tahun pertama mereka masih puasa full. Tahun kedua mereka separuh. Tahun ketiga rata-rata udah pada nggak puasa lagi,” ujar pria dalam video.

Puncaknya, pada menit ke-15 video, pria itu mengumumkan membuka sayembara kepada siapa pun yang bisa melaporkannya ke polisi atas tindakan penistaan agama. Ia bahkan berucap bahwa dirinya adalah nabi ke-26.

“Yang bisa laporin gua ke polisi gua kasih uang yang bisa laporin gua ke polisi penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang. Meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabulullah,” tuturnya.

“Kalau Anda bisa bikin laporan polisi atas nama penistaan agama, gua kasih lu satu laporan Rp1 juta. Maksimum lima laporan.. di wilayah polres yang berbeda. Saya kasih satu laporan Rp1 juta. Jadi lima laporan Rp5 juta,” lanjutnya.

Setelah video tersebut viral, netizen pun ramai menghujat dan mengecam pria tersebut serta mendesak polisi untuk segera menangkap pelaku. Netizen di Twitter pun ramai berkomentar dengan tagar #Tangkap JozephPaulZhang.

“Orang seperti ini yang mengganggu kerukunan beragama di Indonesia. Ngehina-hina Nabi lagi. #TangkapJozephPaulZhang,” tulis salah seorang netizen Twitter.

“Sudah tidak termasuk bercanda dan lucu, jangan biarkan bebas #TangkapJozephPaulZhang,” komentar netizen lainnya.

PBNU Desak Polisi

Desakan untuk pihak berwajib agar menangkap pelaku juga datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Disampaikan Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini, pihaknya mengecam tindakan Jozeph Paul Zhang yang diduga menista agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.

“Mengecam keras pernyataan yang mencederai keyakinan dan ajaran umat Islam. Pernyataan yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang masuk ke dalam penghinaan terhadap keyakinan umat Islam,” kata Helmy Faishal Zaini dalam keterangannya, seperti dikutip Liputan6.com, Minggu (18/4/2021).

Helmy pun mendesak Polri segera mengusut dan menangkap Jozeph Paul Zhang. “Meminta aparat keamanan, dalam hal ini Polri untuk segera melalukan langkah konkret mengusut dan menangkap Jozeph Paul Zhang atas perbuatannya tersebut,” lanjutnya.

Meski demikian, Helmy meminta umat Islam untuk tidak terprovokasi atas tindakan Jozeph Paul Zhang dengan melalukan hal-hal yang di luar koridor hukum yang berlaku.

“Mari kita senantiasa menjaga bulan suci Ramadan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana. Salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan umat beragama,” katanya.