JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Tambang Galian C di Magelang Longsor, 3 Orang Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Proses evakuasi korban longsoran tambang galian C di Kecamatan Srumbung, Magelang, pada Sabtu (17/4/2021) pagi. Foto: Istimewa/HO

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden longsor terjadi di lokasi penambangan manual galian C di Sungai Bebeng, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Magelang, pada Sabtu (17/4/2021) pagi. Sebanyak tiga orang pekerja tambang menjadi korban tewas di lokasi kejadian.

Berdasar informasi yang diperoleh Joglosemarnews, Minggu (18/4/2021), insiden longsor terjadi sekira pukul 10.00 WIB pagi. Longsoran yang terjadi meruntuhkan material tebing setinggi 75 meter, dengan lebar dan ketebalan lebih kurang 10 meter.

Menurut keterangan saksi yang tiba di lokasi penambangan pukul 07.00 WIB, saat musibah longsor terjadi, ada lima orang pekerja yang sedang bekerja di tempat tersebut.

Baca Juga :  CATAT! Semua Destinasi Wisata di Kabupaten Magelang Akan Ditutup Selama Libur Lebaran

Saat saksi sedang bekerja menambang pasir secara manual, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang ternyata berasal dari dinding tebing yang longsor. Saat itu saksi sedang bekerja di sisi utara lokasi longsoran.

Setelah terjadinya longsor, saksi bersama sejumlah pekerja lainnya langsung bergerak menuju lokasi longsoran dan menyelamatkan seorang korban yang mengalami luka berat.

Selanjutnya, menggunakan alat berat backhoe, dilakukan proses pencarian korban lainnya yang tertimbun material longsoran.

Sekira pukul 14.00 WIB, korban pertama, yakni Sardi (34), warga Dusun Setran, Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Magelang, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :  Jenguk dan Beri Semangat Pasien Covid-19 Klaster Tarawih di Banyumas, Ganjar: Jangan Lupa Selalu Bahagia

Selanjutnya pukul 16.30 WIB, dua korban lainnya, atas nama Sujarwo (43), warga Semen, Kecamatan Salam, Magelang, dan Sugeng Bagiyo (32), warga Dusun Tompen, Desa Pandanretno, Kecamatan Srumbung, juga ditemukan meninggal dunia.

Upaya evakuasi para korban dilakukan pekerja tambang dengan dibantu petugas dari Polres Magelang dan Polsek Srumbung. Ketiga jenazah korban dibawa ke RSUD Muntilan.

Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi longsor dan melakukan penyelidikan. Polisi juga mengingatkan kepada warga dan para pekerja di lokasi tambang galian C agar lebih berhati-hati dalam melakukan pekerjaan mereka, serta selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan jiwa.