JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Muncul Klaster Baru Tarawih dan Yasinan, Bupati Sragen Serukan Prokes Salat Idul Fitri Diminta Diperketat. Boleh di Masjid dan Lapangan, Tapi Jemaah Luar Wilayah Harus Ditolak!

PLH Bupati Sragen, Tatag Prabawanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen memastikan masyarakat boleh menggelar Salat Idul Fitri di lapangan dan masjid. Meski demikian, panitia diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah kerumunan dan klaster baru penyebaran Covid-19.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana Harian (PLH) Bupati Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (8/5/2021). Ia mengingatkan Pemkab tidak melarang pelaksanaan salat Ied secara berjamaah.

Baca Juga :  Fenomena Baru, Antrian Pembeli Pertalite di SPBU-SPBU Kini Makin Membeludak dan Mengular. Ternyata Ini Pemicunya!

Hanya saja mengingat situasi masih pandemi, kewaspadaan diharapkan tetap dijaga dan ditingkatkan. Menurutnya, salat Ied di masjid dan lapangan dibolehkan.

Akan tetapi, semua harus tetap menaati protokol kesehatan. Yakni menerapkan jaga jarak saf, menyediakan tempat cuci tangan, pakai masker dan tidak ada salaman.

“Ingat saat ini klaster-klaster baru sudah ada di Sragen. Ada Klaster Tarawih dan masjid di Pelemgadung dan Sambirejo. Ada juga klaster yasinan di Nggarit.
Minta tolong, kita tidak melarang cuma protokol kesehatan tetap harus dikedepankan. Masak tiap hari harus ngasih tahu,” paparnya ditemui JOGLOSEMARNEWS.COM , usai membuka Musda X MUI Sragen di Kemenag, Sabtu (8/5/2021).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com