JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Pengendara Motor di Bawah Umur Tewas Tertabrak Truk Tangki BBM. Korban Terjatuh Saat Mendahului Motor Sebelum Tertabrak Truk

Foto: Waskita
PPDB
PPDB
PPDB

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM   – Kecelakaan maut terjadi di jalan Solo – Semarang,  tepatnya di depan SPBU Teras, Sabtu (8/5/2021).

Seorang pengendara motor yang masih di bawah umur tewas akibat tertabrak truk tangki BBM Pertamina.

Menurut  Kanitlaka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Budi Purnomo, korban berinisial KY (15) warga Banjarsari, Surakarta.

Korban mengendarai sepeda motor matic, Honda Vario, AD-6873-SA. Korban kemudian  dibawa ke RSUD Pandan Arang, Boyolali untuk dilakukan visum.

“Korban meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Dijelaskan, kecelakaan terjadi pukul 08.00 WIB.
Kecelakaan tersebut bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario, AD-6873-SA melaju dari arah   timur ke barat (Solo menuju Semarang).

Sesampainya di TKP, di depan SPBU Teras, korban mendahului sepeda motor yang melaju searah di depannya. Saat mendahului itu korban menyerempet sepeda motor tak dikenal tersebut.

Korban langsung terjatuh ke samping kanan.  Nahas, di saat bersamaan juga melaju truk tangki, L-9769-UF yang berjalan di samping kanannya.

Korban pun  langsung tertabrak truk tangki yang dikemudikan Deritianto Budi P (47) warga Serengan, Kota Surakarta.

Petugas Unitlaka Satlantas Polres Boyolali yang mendapatkan laporan kejadian itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah TKP dan memintai keterangan kepada sejumlah saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Pandan Arang, Boyolali.

Terkait kejadian itu, pihaknya mengingatkan para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.  Demikian pula anak- anak di bawah umur agar tidak mengendarai sepeda motor.

“Kami mengimbau kepada pemakai jalan agar mematuhi rambu-rambu lalulintas. Berlalulintaslah yang baik dan benar dengan cara saling menghormati pemakai jalan dan utamakan keselamatan. Jangan hanya patuh saat ada petugas saja,” ujarnya.  Waskita