JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Penemuan Mayat Misterius di Aliran Sungai Seneng Giriwono Wonogiri, Soal Identitas Korban Begini Pernyataan Polisi

Proses evakuasi mayat pria misterius di aliran Sungai Seneng Giriwono Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri
PPDB
PPDB
PPDB

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masih ingat kasus penemuan mayat pria misterius yang mengapung di aliran Sungai Seneng Giriwono Wonogiri? Bagaimana update kasus tersebut, apakah identitas korban sudah terungkap?

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasatreskrim AKP Supardi mengatakan, sampai saat ini mayat masih berada di RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Soal identitas mayat pria dewasa yang ditemukan mengapung di aliran sungai yang masuk Bengawan Solo belum terungkap. Hingga kini belum ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarganya.

Untuk diketahui, ciri-ciri dari korban saat ditemukan memiliki tinggi 168 sentimeter, berusia sekitar 50 tahun. Selain itu, di tubuh mayat masih melekat kaos berwarna abu-abu dan celana kolor warna biru.

“Kami juga belum mengetahui tenggelamnya darimana. Masih kita usut,” kata dia, Selasa (8/6/2021).

Sejauh ini kata Supardi, belum menerima laporan adanya warga yang mencari anggota keluarganya yang hilang dengan ciri-ciri seperti korban. Bahkan, kabar terkait penemuan mayat sendiri disebar melalui sejumlah media sosial dan pemberitaan. Usaha itu belum membuahkan hasil, sampai saat ini belum ada warga yang melakukan pengecekan di rumah sakit.

Baca Juga :  Siap-siap Guru SD dan SMP di Wonogiri Segera Divaksin Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Alias PTM

“Kalau tidak ada pihak keluarga yang mencari, maka pihak rumah sakit akan segera memakamkan jenazah itu. Sebab, kondisi tubuh sudah membusuk saat ditemukan,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria ditemukan di aliran Sungai Seneng yang masuk Bengawan Solo, Minggu (6/6/2021). Tidak ada identitas yang melekat pada mayat tersebut.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasubbag Humas Suwondo mengatakan, peristiwa diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi penemuan mayat adalah di Lingkungan Seneng RT 1 RW 6 Kelurahan Giriwono Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Adalah warga sekitar yang kali pertama mengetahui ada mayat mengapung di aliran sungai. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Wonogiri Kota.

Begitu ada laporan mayat mengapung di sungai yang masuk Bengawan Solo, dua personil Polsek Wonogiri Kota, beserta Tim Basarnas, PMI, dan Timsus Harimau Polres Wonogiri mendatangi TKP. Setelah sampai di TKP, personil Polsek Wonogiri Kota mencatat saksi dan ikut melaksanakan evakuasi korban.

Baca Juga :  Waduh, 44 Warga Wonogiri Positif COVID-19 Tertular Klaster Kudus, Tersebar di Dusun Gedawung Desa Saradan Baturetno dan Kecamatan Paranggupito

Warga setempat tidak ada yang mengenali korban, serta pada tubuh korban tidak ditemukan identitas. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk dilakukan pemeriksaan /visum oleh tenaga medis.

“Setelah dilakukan pemerikasaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kemudian dilakukan identifikasi oleh Tim INAFIS Polres Wonogiri,” beber Suwondo.

Pun ketika dilakukan identifikasi oleh Tim INAFIS Polres Wonogiri, tidak dapat ditemukan identitas korban. Terlebih kondisi korban sudah rusak.

Berikut disampaikan ciri-ciri yang melekat pada korban.

Ciri – ciri korban :
– Jenis kelamin laki-Laki
– Umur lk 50 Tahun
– Tinggi Badan 168 Cm
– Mengenakan kaos oblong warna abu-abu
– Mengenakan Celana kolor pendek warna biru

Jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Wonogiri. Aris