JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Makan di Warung Maksimal 30 Menit, Pemilik Warung Sebut Terlalu Nanggung Waktu Terpotong Banyak untuk Memasak Makanan

Rempah jambu mete. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kebijakan baru pada perpanjangan PPKM darurat khususnya soal makan di warung mendapatkan respon dari para pemilik usaha warung makan di Wonogiri. Mereka menyebut waktu maksimal yang ditentukan untuk makan di warung terlalu nanggung.

Untuk diketahui dalam kebijakan baru PPKM darurat, pengunjung boleh makan di tempat atau warung makan. Namun hanya boleh makan di tempat maksimal 30 menit.

Salah satu pemilik warung di Wonogiri, Warno menyebutkan, waktu 30 menit menurut dia terlalu nanggung. Pasalnya untuk menyiapkan makanan perlu waktu yang tidak sebentar.

“Misalnya nasi goreng, itu bisa menghabiskan waktu 10 atau 15 menit bahkan lebih, belum lagi kalau mie goreng dan lainnya tentunya lebih lama waktunya. Kalau ditambah waktu untuk menyantap makanan, maka 30 menit itu ya nanggung,” ujar dia, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga :  Warga Mojolaban, Polokarto dan Solo Sambut Antusias Selesainya Rehab Jembatan Mojo

Namun demikian dia sangat mengapresiasi kebijakan baru tersebut. Terlebih pada PPKM darurat sebelumnya sama sekali tidak boleh makan di tempat atau dine in. Pengunjung wajib membeli untuk dibawa pulang atau take away maupun delivery.

“Kalau bisa ya waktu untuk makan di warung ditambah lagi,” jelas dia.

Pemilik warung lainnya, Sriyani mengatakan adanya kebijakan baru soal dibolehkannya makan di warung sangat membantu pengusaha kecil seperti dia. Dia berharap secara bertahap ada penambahan waktu makan hingga mencapai durasi seperti saat normal.

Baca Juga :  Warga Mojolaban, Polokarto dan Solo Sambut Antusias Selesainya Rehab Jembatan Mojo

“Kalau untuk jaga jarak di warung, sudah saya terapkan. Tempat cuci tangan handsanitizer tersedia, cara mengolah makanan dan makanannya juga bersih. Jadi saya itu prinsipnya manut anjuran pemerintah,” tutur Sri.

Keduanya membeberkan kebijakan PPKM darurat pada awalnya membuat omzet terus menurun. Namun demikian keduanya menyadari memang imbas pandemi berlaku secara umum, tidak hanya bagi kalangan pengusaha kuliner.

Sebelumnya diwartakan, kebijakan PPKM Darurat resmi diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. Selain itu, ada beberapa aturan yang wajib ditaati untuk menjaga protokol kesehatan demi memutus rantai penularan COVID-19.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com