JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Penyembelihan Kurban Diutamakan di RPH Ruminasia

Foto: Waskita


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, Afiany Rifdania mengingatkan masyarakat agar menaati aturan penyembelihan hewan kurban.

Pihaknya mengacu pada SE Kementan Nomor 8017/SE/PK.320/F/06/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Masa Pandemi Covid-19 dan SE Kemenag Nomor 17 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi di Wilayah PPKM Darurat.

“Contohnya penyembelihan diutamakan di RPH Ruminasia, Pemkab Boyolali memiliki RPH di Ampel,” katanya, Jumat (16/7/2021).

Pihaknya juga tetap melaksanakan pemeriksaan hewan kurban, baik sebelum maupun sesudah disembelih.

Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan tim di bidang kesehatan hewan dan tim dari Puskeswan.

Baca Juga :  PPKM Diperpanjang Lagi, Tinggal Dua Titik Penyekatan Dipertahankan di Boyolali

“Sudah dua minggu yang lalu, kami melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Dijelaskan, pemeriksaan utamanya untuk hewan yang dikirim ke luar daerah Boyolali. Hewan- hewan tersebut harus dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan. Jadi harus ada pemeriksaan dokter hewan terkait.

Untuk penyembelihan hewan kurban, pihaknya tetap memperbolehkan masyarakat melakukan penyembelihan hewan kurban. Syaratnya, harus tetap menaati ketentuan yang berlaku. Tetap jaga jarak dengan memperhatikan tempat penyembelihan.

Selain petugas tidak boleh memasuki tempat pemotongan. Penyembelihan diharapkan tidak serentak pada 10 Dzulhijah. Jika memungkingkan, berlangsung tiga hari yakni 11, 12, 13 Dzulhijah. Tujuannya, menghindari kerumunan di lokasi pemotongan.

“Setelah disembelih, daging masih harus diperiksa oleh petugas. Terutama keamanan daging dari kemungkinan terjangkit cacing hati,” tutupnya.  Waskita