JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

PPKM Darurat Diberlakukan, Menpan RB Minta ASN Non Esensial 100% Kerja di Rumah

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/ 2019) / tempo.co


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM Darurat) tanggal 3 – 20 Juli 2021, aparatur sipil negara (ASN) di sektor non esensial diwajibkan 100 persen kerja dari rumah.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo selaras dengan surat edaran (SE) yang dikeluarkannya.

“Pegawai aparatur sipil negara pada instansi pemerintah yang berada di wilayah dengan PPKM Darurat pada sektor non esensial menjalankan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya secara penuh atau 100 persen dengan tetap memperhatikan sasaran kinerja dan target kerja pegawai yang bersangkutan,” kata Tjahjo dalam surat edaran yang diterbitkan Jumat (2/7/2021).

Baca Juga :  Kunjungi Pekalongan, Menko Airlangga Berikan Bantuan 1 Ton Telur untuk Para Santri

Jika ada alasan penting dan mendesak yang memerlukan kehadiran pegawai di kantor, pejabat pembina kepegawaian dapat secara selektif dan akuntabel menentukan jumlah minimum pegawai yang hadir.

Advertisement

ASN yang melakukan tugas layanan pemerintah yang berkaitan dengan sektor esensial melaksanakan tugas kedinasan di kantor, dengan jumlah pegawai maksimal 50 persen.

Baca Juga :  Berkontribusi Besar Tangani Covid-19, Menko Airlangga Terima Priyadarshni Academy Global Award

Kemudian ASN yang bertugas di sektor kritikal melaksanakan tugas kedinasan di kantor dengan jumlah pegawai maksimal 100 persen.

Dalam edarannya, Menpan RB Tjahjo mengatakan kegiatan layanan pemerintah pada sektor-sektor esensial dan kritikal berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua