WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga akhirnya mendapat tindakan tegas. Kepolisian Resor Wonogiri menggelar patroli sekaligus razia besar-besaran di sejumlah titik rawan pada Minggu pagi (1/3/2026). Operasi yang dilakukan sejak subuh ini langsung membuahkan hasil, dengan total 17 kendaraan bermotor serta sejumlah petasan berhasil diamankan petugas.
Kegiatan penertiban dilakukan secara serentak di wilayah Kecamatan Pracimantoro dan Wonogiri Kota. Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi gangguan keamanan serta mencegah kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu aksi balap liar di jalan umum, terutama pada akhir pekan dan menjelang pagi hari.
Patroli pertama digelar di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) wilayah Pracimantoro mulai pukul 05.30 WIB. Operasi dipimpin langsung Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono bersama jajaran personel kepolisian setempat. Saat penyisiran berlangsung, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang diduga hendak digunakan untuk balap liar.
Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan empat sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan serta menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain kendaraan, petugas juga menemukan dua jenis petasan, yakni petasan spiritus dan petasan kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar. Seluruh kendaraan berikut pemiliknya langsung diserahkan ke Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri guna proses penindakan lebih lanjut.
Operasi kemudian berlanjut di wilayah Wonogiri Kota sekitar pukul 06.30 WIB. Razia difokuskan di kawasan Monumen Patung Bedol Desa, Dusun Karangtalun, Desa Pokoh Kidul, lokasi yang selama ini kerap dijadikan arena berkumpulnya pelaku balap liar saat pagi hari. Kegiatan dipimpin Kapolsek Wonogiri Iptu Pradana Dwi Atmaja dengan melibatkan personel Polsek Wonogiri Kota bersama anggota Koramil 01 Wonogiri.
Hasilnya lebih mencolok. Sebanyak 13 kendaraan bermotor langsung diamankan karena tidak memenuhi standar teknis kendaraan, mulai dari penggunaan knalpot brong hingga kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Motor-motor tersebut kemudian dibawa ke Satlantas Polres Wonogiri untuk pemeriksaan dan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat balap liar.
Menurutnya, aksi balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain serta warga sekitar.
“Karena itu, patroli dan razia akan terus dilakukan secara rutin di berbagai wilayah yang dianggap rawan,” tandas Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.
Selama pelaksanaan operasi berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan berarti. Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pemuda, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balapan serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Penertiban ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa aktivitas yang mengganggu ketertiban umum akan terus diawasi. Polisi memastikan patroli serupa akan digelar secara berkala untuk menjaga kondisi wilayah Wonogiri tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
✓ Barang yang Diamankan Polisi:
• 17 kendaraan bermotor tidak sesuai spesifikasi
• Petasan spiritus
• Petasan kembang api
Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















