Beranda Nasional Jogja Dikira Cuma Ugal-ugalan, Dua Pelajar di Bantul Malah Kedapatan Bawa Celurit

Dikira Cuma Ugal-ugalan, Dua Pelajar di Bantul Malah Kedapatan Bawa Celurit

ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi senjata tajam / pixabay

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi berkendara ugal-ugalan di tengah malam justru membuka fakta lain. Dua pelajar yang kedapatan mengendarai sepeda motor dengan gaya jumping di wilayah Bantul ternyata membawa senjata tajam jenis celurit.

Keduanya diamankan anggota Polsek Bantul saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 01.50 WIB.

Kedua remaja tersebut masing-masing berinisial VD (17), warga Trirenggo, Bantul, dan FN (17), warga Sumberagung, Jetis, Bantul.

Penangkapan bermula ketika petugas yang sedang menyisir wilayah mendapati sebuah sepeda motor dikendarai dua remaja dengan aksi yang membahayakan pengguna jalan. Kendaraan tersebut beberapa kali digunakan untuk melakukan jumping dengan mengangkat roda bagian depan.

Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Kecurigaan polisi semakin menguat setelah mendapati bagian pelat nomor kendaraan telah ditutupi stiker sehingga identitas kendaraan tidak terlihat secara jelas.

Pemeriksaan berikutnya menemukan sesuatu yang lebih mengkhawatirkan. Polisi mendapati sebilah celurit diselipkan di bagian pinggang salah satu remaja.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kedua pelajar tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Bantul untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kekeringan Makin Meluas, 17 dari 18 Kapanewon Gunungkidul Minta Dropping Air

“Anggota sedang melaksanakan patroli KRYD, kemudian mendapati satu unit sepeda motor yang dikendarai dua orang dengan gaya jumping-jumping. Kendaraan tersebut kemudian dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan. Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di bagian pinggang. Selain itu, pelat nomor kendaraan juga sengaja ditutup menggunakan stiker. Untuk sementara, kedua anak tersebut dibawa ke Polsek Bantul untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendalaman lebih lanjut,” papar Rita Hidayanto, Sabtu (26/9/2026).

Dari tangan kedua remaja tersebut, polisi mengamankan celurit yang ditemukan saat pemeriksaan. Sepeda motor yang digunakan juga turut dibawa ke Mapolsek Bantul untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih menggali keterangan dari kedua pelajar tersebut untuk mengetahui alasan mereka membawa senjata tajam saat berkendara pada dini hari. Petugas juga mendalami kemungkinan adanya tujuan tertentu di balik kepemilikan senjata tersebut.

Kepolisian belum menyimpulkan motif kedua remaja tersebut sebelum proses pemeriksaan selesai. Penanganan perkara masih dilakukan oleh Polsek Bantul.

Baca Juga :  Sempat Tercium Bau Kabel Gosong, Rumah Warga Purbayan Kotagede Terbakar

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi perhatian kepolisian terhadap aktivitas remaja pada jam-jam rawan. Polres Bantul mengingatkan orangtua agar tidak mengabaikan aktivitas anak, terutama ketika mereka berada di luar rumah hingga larut malam.

Selain pengawasan keluarga, polisi juga meminta masyarakat tidak membiarkan aktivitas mencurigakan berlangsung tanpa dilaporkan. Warga diminta segera menghubungi petugas apabila mengetahui adanya kelompok atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.