Beranda Nasional Jogja Jejak Kaki di Semak Berujung Penemuan Mayat Lansia di Maguwoharjo

Jejak Kaki di Semak Berujung Penemuan Mayat Lansia di Maguwoharjo

Ilustrasi mayat | pixabay

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dua warga yang hendak membersihkan lahan kosong di wilayah Demangan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (1/10/2026) siang, dikejutkan oleh sesuatu yang tampak di balik semak-semak.

Semula mereka melihat bagian yang diduga sebagai kaki manusia. Setelah diperiksa, ternyata di lokasi tersebut terdapat seorang pria lanjut usia yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui berinisial AS (73), warga Bayan, Maguwoharjo. Jenazah ditemukan dalam posisi telentang di antara semak-semak lahan kosong.

Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, penemuan tersebut bermula ketika dua warga, RN (41) dan M (38), yang keduanya berasal dari Bantul, berada di lokasi untuk melakukan pembersihan lahan.

“Keduanya melihat bagian kaki yang diduga merupakan tubuh manusia. Kemudian melaporkan temuan tersebut,” ujar Argo, Kamis.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas gabungan. Personel Polsek Depok Timur bersama Tim Inafis Polresta Sleman, PMI, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Depok I mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga :  Bawa Celurit Hendak Tawuran, Remaja di Sleman Ini Malah Kecelakaan dan Diringkus Polisi  

Diperkirakan Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

Dari pemeriksaan awal tenaga medis, AS diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum jenazahnya ditemukan.

Jenazah selanjutnya dievakuasi sekitar pukul 11.15 WIB dan dibawa ke RS Bhayangkara Kalasan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Polisi menyebut pemeriksaan awal di lokasi belum menemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Namun, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendalaman.

“Penyebab pasti dan kondisi korban masih dalam penanganan lebih lanjut,” kata Argo.

Polresta Sleman juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keberadaan orang atau situasi yang mencurigakan, terutama di kawasan yang sepi dan minim aktivitas.

Baca Juga :  Haul ke-38 HB IX di Ndalem Prabukusuman, Keistimewaan Yogyakarta Diingatkan Tak Sekadar Status

Kepolisian sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga, khususnya warga lanjut usia yang tinggal atau beraktivitas seorang diri.

“Masyarakat juga diharapkan saling peduli terhadap kondisi anggota keluarga, khususnya lansia yang tinggal atau beraktivitas seorang diri, serta tidak ragu menghubungi pihak berwenang jika membutuhkan bantuan,” katanya.  [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.