JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ulah Siswa SMPN Tanon Ini Bikin Pusing Polisi. Sudah Bermotor Tanpa Helm, Saat Ditegur Malah Selfie

Ka SPK Polsek Tanon, Bripka Susanto saat menghentikan dan menegur salah satu siswa SMPN Tanon yang nekat membawa motor, tanpa helm dan kaca spion, Kamis (18/1/2018). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ka SPK Polsek Tanon, Aiptu Susanto saat menghentikan dan menegur salah satu siswa SMPN Tanon yang nekat membawa motor, tanpa helm dan kaca spion, Kamis (18/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN – Tim Polsek Tanon dibuat pusing tujuh keliling dengan kelakuan sejumlah siswa di SMPN Tanon. Betapa tidak,  meski sudah sering dirazia dan diingatkan tak mengendarai sepeda motor ke sekolah,  nyatanya masih banyak siswa berusia belasan tahun yang nekat membawa motor ke sekolah.

Berangkat dari keprihatinan itu,  Ka SPK Polsek Tanon,  Aiptu Susanto kemudian tergerak terjun melakukan patroli di saat jam masuk sekolah di jalur Sumberlawang-Gabugan, Kamis (18/1/2018) pagi. Hasilnya pun bisa ditebak, ia dipusingkan dengan pemandangan banyaknya siswa yang masih nekat membawa motor.

Baca Juga :  Di Hadapan Pengurus 10 Perguruan Silat di Sragen, Danrem 074 Surakarta Ternyata Akui Bangga Melihat Pesilat. Ungkap Dirinya Juga Pernah Ikut Perguruan Silat Ini!

Salah satunya siswa kecil berinisial HD.  Siswa itu terpaksa dihentikan karena bermotor tanpa helm dan tanpa spion.

Setelah diberikan teguran,  bocah kecil itu kemudian disuruh pulang untuk mengambil helm dan memasang kaca spion demi keselamatan dirinya dan orang lain.

Setelah lengkap,  baru disuruh melanjutkan pergi ke sekolah untuk mengikuti pelajaran. Kelakuan serupa juga dilakukan sebagian siswa.

Baca Juga :  Peduli Penanganan Covid-19 Sragen, PLN Surakarta Gelontor 12 Wastafel Portabel. Bupati Berharap Bisa Bermanfaat Untuk Masyarakat

Sehingga pagi itu,  Aiptu Susanto langsung menemui guru piket di SMPN tempat anak tersebut sekolah dan mengingatkan agar mengimbau ke sisea untuk tidak nekat mengendarai motor ke sekolah.

“Karena selain belum tahu aturan cara berlalu lintas dan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain,” ucapnya seperti dilansir Humas Polres Tanon,  Samino dan diteruskan ke Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman. Wardoyo