JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Masaran, Jalur Solo-Sragen Macet Total

Tim BPBD dan sejumlah relawan saat mengevakuasi pohon tumbang di jalur Solo-Sragen wilayah Masaran yang memacetkan arus Sabtu (21/4/2018) siang. Foto/Wardoyo
Tim BPBD dan sejumlah relawan saat mengevakuasi pohon tumbang di jalur Solo-Sragen wilayah Masaran yang memacetkan arus Sabtu (21/4/2018) siang. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Masaran dan sekitarnya Sabtu (21/4/2018) siang mengakibatkan pohon besar tumbang di jalur Solo-Sragen tepatnya di wilayah Masaran. Pohon berukuran besar itu mendadak tumbang melintang jalan sehingga membuat arus lalu lintas Solo-Sragen sempat macet hingga satu jam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun kemacetan arus membuat tim evakuasi dari BPBD,  Poldes dan tim lain,  sempat kesulitan untuk menuju lokasi.

Baca Juga :  Heboh Video Viral Sepasang ABG Nekat Mesum dan Bercumbu di Alun-Alun Sragen pada Siang Bolong. Geregetan, Pemkab Bakal Pasang Kamera CCTV di Semua Pojok Alun-alun

Data yang dihimpun di lapangan,  pohon tumbang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur dan angin kencang yang menyertai.

Diduga kuat,  kondisi pohon besar di tepi jalan itu sudah lapuk. Sehingga tak kuat menahan terjangan angin fsn kemudian mendadak ambruk ke jalan. Beruntung saat pohon ambruk,  tak ada pengendara yang melintas sehingga tak ada korban yang tertimpa.

Baca Juga :  Polres Sragen Bekuk Predator Anak di Bawah Umur asal Mondokan. Bermodus Ancam Viralkan Foto-Foto Korban, Pelaku Perkosa Korban-Korbannya di Kuburan Cina

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Sragen,  Dwi Sigit Kartanto mengungkapkan setelah berjibaku melakukan evakuasi,  pohon besar itu berhasil tersingkirkan sekitar pukul 15.15 WIB.

“Pohon tumbang ke jalan sehingga menutup akses jalan. Akses jalan memanh sempat tersendat dan macet total, ” paparnya.

Dia memastikan tidak ada kerusakan dan kerugian akibat kejadian itu. Setelah berhasil disingkirkan,  arus lalu lintas kembali lancar. Wardoyo