Beranda Umum Nasional Gara-gara Bergurau Ada Bom di Lion Air, Penumpang Diturunkan dan Pesawat Diganti

Gara-gara Bergurau Ada Bom di Lion Air, Penumpang Diturunkan dan Pesawat Diganti

101
BAGIKAN
Ilustrasi/Tribunnews

TANGERANG – Jangan pernah bergurau dengan bom, karena selain sensitif, aksi-aksi gurauan tersebut bisa merugikan banyak pihak. Ini contohnya.

Seorang penumpang pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT280 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (27/5/2018), bergurau bahwa ada bom di penerbangan itu.

Penumpang berinisial YS (25) itu kemudian diturunkan sebelum pesawat lepas landas.

“YS mengatakan kepada penumpang lainnya bahwa ada bom di pesawat ketika dalam proses masuk ke pesawat (boarding). Awak kabin dan beberapa penumpang lainnya mendengar ungkapan YS,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Pihak maskapai dan bandara langsung melakukan pengecekan ulang dengan mengembalikan penumpang, barang bawaan dan kargo ke terminal keberangkatan bandara.
YS kemudian diserahkan ke pihak kepolisian bandara.

“Untuk memberikan kenyamanan penerbangan serta prosedur penanganan penumpang, Lion Air tidak menerbangkan/menurunkan (offload) YS berikut barang bawaannya,” kata Danang.

Setelah pemeriksaan, hasilnya tidak ditemukan barang berupa bom atau benda mencurigakan lain yang dapat membahayakan penerbangan.

Baca Juga :  Untuk Galang Kekuatan, Kubu Prabowo Berharap PBB Mau Bergabung

Namun, akibat dari kejadian itu penerbangan mengalami keterlambatan. Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.40 WIB baru bisa diberangkatakan pada 14.15 WIB dan tiba di bandara Kuala Lumpur pukul 17.01 MYT.

Demi kenyamanan dan keamanan, Lion Air melakukan penggantian pesawaan untuk menerbangkan 127 penumpang dewasa dan 6 orang anak.

“Untuk lebih menjamin keselamatan, Lion Air mengganti pesawat pada penerbangan JT280 dari Boeing 737-800NG (B378) registrasi PK-LJV ke Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP. Lion Air menegaskan, bahwa kedua pesawat tersebut dinyatakan laik terbang dan aman,” kata Danang. # Tribunnews