loading...


Ilustrasi/Tempo.co

JAKARTA  –  Sebanyak sembilan orang  berhasil dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka terdiri dari unsur anggota DPR RI, staf ahli, sopir dan pihak swasta.  Bersamaan itu, KPK juga menyita uang senilai Rp 500 juta.

Unsur anggota DPR yang ditangkap adalah anggota Komisi VII dari Golkar berinisial EMS. Komisi tersebut membidangi energi dan sumber daya mineral, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan sembilan orang yang ditangkap tersebut dibawa ke KPK.

Baca Juga :  Terkuak, Aksi Selingkuh Kontraktor dan LC Cantik Yang Tewas Kecelakaan di Sarangan, Terbongkar Sehari Sebelum Kejadian. Istri Korban Sempat Marah Temukan Tiket Hotel.. 

“Mereka terdiri dari unsur anggota DPR-RI, staf ahli, supir dan pihak swasta,” kata Basaria.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan belum bisa merinci perkara yang menyeret anggota komisi VII ini lebih detail. Yang jelas, kata dia, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Kemudian, KPK menemukan bukti-bukti telah terjadi transaksi antara swasta dengan penyelenggara negara.

Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Tewas, LC Cantik Rini Puspitawati Dirujuk ke Madiun. Jalani Operasi Pengambilan Cairan di Paru-Paru 

Sebelumnya beredar kabar politikus ini ditangkap di rumah Menteri Sosial sekaligus politikus Golkar, Idrus Marham. Dari pesan berantai yang beredar di layanan percakapan WhatsApp, anggota DPR ini ditangkap ketika menghadiri acara ulang tahun salah satu anak Idrus Marham. Saat ini, wartawan masih menunggu di rumah dinas Idrus yang ada di komplek Widya Candhra, Senayan, Jakarta Selatan. Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan Idrus Marham tidak ditangkap.

Baca Juga :  Tak Tahan Hujatan Netizen, Keluarga LC Cantik Rini Puspitawati Pilih Tutup Medsos. Akun Instagram Rini Juga Ditutup

www.tempo.co

Loading...