loading...


Triawati

SUKOHARJO– Dua Mahasiswa Muslim Pecnta Alam (Malimpa) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menaklukkan puncak tertinggi di Mongolia, Khuiten Peak, tanggal 11-27 September 2018. Misi penaklukkan Ajeng Nurtri Hidayati (mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi) dan Iqbal Nurii Anam (mahasiswa Teknik Sipil UMS) tersebut untuk menguak peradaban Islam di Mongolia.

Ajeng dan Iqbal berkolaborasi dalam misi Malimpa UMS International Expedition (MUIE). Ajeng mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk menaklukkan puncak Khuiten Mongolia.

“Ini merupakan ekspedisi pertama ke Mongolia dan kami mendapatkan kepercayaan dari Malimpa UMS mendaki gunung tersebut. Ini kebanggaan luar biasa bagi kami untuk merealisasikan kegiatan ini,” urainya, Senin (10/9/2018), kepada Wartawan, di Gedung Pascasarjana kampus setempat.

Baca Juga :  Hari Anti Korupsi, Kejari Solo Bagikan Helm dan Bunga, Ini Tujuannya

Diakui Ajeng, pengalaman mendaki Khuiten Peak akan menjadi pengalaman pertamanya mendaki gunung es. Untuk itu, dirinya telah melakukan latihan untuk persiapan khusus selama beberapa bulan.

“Latihan termasuk pemanasan, latihan pernafasan, bagaimana cara mengatur detak jantung selama mendaki gunung, dan lain-lain. Apalagi puncak tertinggi ini setinggi 4374 meter dari permukaan laut, kami harus mempersiapkan diri secara maksimal,” paparnya.

Triawati

Ditambahkan Iqbal Nurii Anam, pertimbangan dipilihnya puncak tertinggi di Mongolia tersebut memiliki rute yang cukup sukar jika dibandingkan dengan puncak tertinggi yang lain.

“Ada daya tarik utama terkait akses perjalanan yang sulit. Kita harus jalan kaki dan naik kuda serta unta selama beberapa hari untuk mencapai base camp pendakian. Ekspedisi ini juga mengemban misi melakukan riset menguak khazanah peradaban Islam di Mongolia, yakni suku Khazak Nomad yang tinggal di kaki pegunungan Altai Tavan Bogd Mongolia. Dari penelusuran kami, mereka hidup secara nomaden. Maka menarik bagi kami untuk melakukan riset terkait itu. Sesampainya di puncak nanti kami akan mengibarkan bendera merah putih,” terangnya.

Baca Juga :  Polresta Surakarta Ringkus 19 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Termasuk Seorang Gadis Cantik Pengedar Sabu

Sementara itu, Wakil Rektor 3 UMS, Taufik Kasturi menambahkan, ekspedisi ini merupakan kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi UMS ke-60, serta dalam rangka hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Karena, lewat event ini kami juga sekaligus study banding dengan Institute of Finance and Economics, National University of Mongolia,” tukasnya. Triawati PP

Loading...