loading...


JOGJA– warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Muhammad Asrok (27) tewas tersetrum listrik saat membantu temanya memasang bendera partai.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, SIK membenarkan hal tersebut.

Ia memaparkan bahwa kejadian bermula pada Sabtu (8/9/2018), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Ketika itu Asrok dan tiga temannya menuju ke Jalan Perintis Kemerdekaan Umbulharjo hendak memasang bendera Laskar Bani Zain.

“Mereka ini simpatisan partai, rencananya mau memasang bendera besar pakai bambu. Bambunya juga panjang, sekitar 6 atau 7 meteran,” kata Kapolsek Umbulharjo pada Tribunjogja.com, Minggu (9/9/2018).

Baca Juga :  Ribuan Lalat Serbu Desa Potorono Bantul, Warga Pun Heboh

Ia melanjutkan, seorang teman Asrok yang bernama Sani kemudian memanjat baliho supaya bisa memasang bendera.

Bendera berhasil dipasang, namun bendera tidak dapat berkibar karena tersangkut bambu.

“Jadi temannya tadi minta tolong untuk membantu, supaya bendera berkibar. Nah Asrok itu itu membantu menggunakan besi. Dia manjat juga. Terus bendera disogok (didorong pakai besi-red), tetapi tidak kena kain malah nyangkut di jaringan listrik PLN,” lanjutnya.

Baca Juga :  Mobil Pikap Ini Merobohkan Tembok Rumah dan Tewaskan Pengendara Sepeda  Motor

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Supatno menambahkan bambu tersebut menempel pada kabel PLN.

Akibatnya Asrok meninggal di tempat, sementara Sani menderita luka bakar di bagian tangan dan kaki.

“Kalau korban meninggal dibawa ke RS Bhayangkara, sementara temennya dibawa ke RS Hidayatullah. Luka di kaki dan tangan tidak parah, tidak sampai menginap. Jadi si Asrok ini cuma membantu,” tambahnya.

Baca Juga :  Tiga Pemuda Bandar dan Pengedar Narkoba di Jogja Ini Dibekuk Polisi

www.tribunnews.com

Loading...