JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Longsor dan Angin Kencang Landa Bulukerto dan Puhpelem. Rusak Rumah Hingga Kios Bakso dan Stiker

Longsor yang dipicu hujan deras di Kecamatan Bulukerto, Wonogiri.
Longsor yang dipicu hujan deras di Kecamatan Bulukerto, Wonogiri.

WONOGIRI-Hujan lebat disertai angin kencang pada Senin (7/1/2019) berdampak terjadi bencana alam di wilayah Kecamatan Bulukerto dan Puhpelem, Wonogiri.

Di Desa Bulurejo Kecamatan Bulukerto, saluran pembuangan air di lokasi lapangan sepak bola setempat tidak mampu menampung air hujan. Sehingga meluap dan berakibat tanah lapangan longsor menimpa dua bangunan kios semi permanen yang digunakan untuk usaha warung bakso serta kios untuk usaha penjualan stiker. Kedua bangunan roboh.

Pemilik kios warung bakso adalah Miyati (43). Sedangkan pemilik usaha penjualan stiker, Didit (38). Keduanya bermukim di Dusun Bulurejo RT 2 RW 3 Desa Bulurejo Kecamatan Bulukerto.

Baca Juga :  Soal Pungutan Untuk Pengadaan Atribut Seragam, Seperti Ini Jawaban Pihak Sekolah, Bupati Berjanji Undang Pihak Terkait

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, kerugian material kerusakan bangunan kios semi permanen berikut peralatan warung serta gerobak,” tandas Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto.

Di Kelurahan Bulukerto Kecamatan Bulukerto hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan, dua pohon tumbang menimpa bangunan rumah dapur milik Saminem (80), warga RT 3 RW 1 Lingkungan Gondang Kelurahan Bulukerto.

Baca Juga :  Balap Lari di Wonogiri Ternyata Tanpa Hadiah Maupun Taruhan, Diselenggarakan Ketika Lalu lintas Sepi dan Hanya Mengejar Sehat

“Akibat hujan lebat berdampak tanah bagian atas belakang bangunan rumah milik Katno Wagiman longsor sehingga menimpa tembok dan berakibat rumah roboh.
Lokasi kejadian di RT 7 RW 4 Dusun Pendem Desa Nguneng Kecamatan Puhpelem,” sebut dia.

Untuk sementara pemilik rumah berserta keluarga menempati kediaman famili terdekat. Upaya penanganan pemulihan kejadian telah dilakukan oleh warga setempat bersama relawan, TNI dan Polri. Aris Arianto