JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sosok Pak Budiman Perintis Panti Asuhan Yatim Piatu di Karanganyar Yang Mendadak Jadi Sorotan. Bupati Sampai Angkat Topi

Ilustrasi anak yatim piatu
Ilustrasi anak yatim piatu

KARANGANYAR- Namanya Pak Budiman. Ia adalah perintis Panti Asuhan Yatim Piatu & Dhuafa An Nisa di Perumahan Jaten Asri.

Namanya belakangan mendapat apresiasi tinggi dari Pemkab Karanganyar. Hal itu tak lepas dari perjuangannya merintis panti asuhan dan menaungi anak yatim piatu.

“Panti itu pada awal berdiri di tahun 2007 hanya memiliki anak asuh sekitar 27 anak, jelas H. Edi Legowo selaku ketua pelaksana saat pidato sambutan dalam acara peresmian Panti Asuhan itu kemarin.

Namun di bawah pimpinan pengasuh H. Budiman, panti mulai dikembangkan dan dirintis dengan metode empat tahap. Mulai dari pembelian tanah, kemudian pembangunan masjid dan bangunan panti, lalu membangun asrama putri dan yang terakhir tahap pembangunan ruang serba guna.

Baca Juga :  Polres Karanganyar Usut Izin Senjata Yang Digunakan Untuk Menembak Mati Kucing Anisa asal Colomadu. Peradi Sebut Pelaku Penganiaya Binatang Bisa Dijerat Pasal 302 KUHP

Diatas tanah seluas 1010 m2, ada 4 gedung yang dimiliki panti asuhan An Nisa ini. Menghabiskan total biaya kurang lebih 755.200.000 juta.

“Ada donatur yang sangat dermawan sekali yang memberikan sumbangan  lebih dari 2 miliar berupa uang dan bahan bangunan, ini sangat membantu sekali tahap pembangunan panti ini,” jelas Edi Legowo.

Disamping itu ada pula donatur rutin untuk pembiayaan harian anak-anak yatim ini. Mulai dari untuk keperluan sekolahnya, transportasi mereka dan lain sebagainya.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir untuk meresmikan didampingi Camat Jaten Heru, dalam pidato sambutannya menympaikan bahwa masing-masing mempunyai tanggung jawab yang sama, yaitu memelihara anak yatim. Menurutnya mengurus anak yatim piatu bukan hanya beban negara tapi semua pihak juga harus punya rasa itu.

Baca Juga :  Dianggarkan Sejak 2019, Pembangunan Masjid Agung Karanganyar Belum Juga Dimulai. Proyek Halaman Satreskrim Senilai Rp 400 Juta Harus Ditender Ulang, Ada Apa Gerangan?

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini berharap para tamu undangan yang hadir bisa memiliki sifat yang sama seperti Pak Budiman sang pimpinan pengasuh.

“Bukan hanya namanya saja yang budiman tapi hatinya dan akhlaqnya pun juga sangat budiman dan sangat dermawan,” jelasnya.

Di akhir sambutan Bupati Karanganyar Janjikan akan memberikan bantuan beras sebanyak 5 kwintal setiap bulannya sampai akhir hayat. Wardoyo