JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dianggap Menentang Daerah, Dirut PUD Aneka Usaha Karanganyar Mendadak Dilengser Dari Kursinya. Padahal Baru 3 Bulan Menjabat 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melantik Untung menjadi Dirut PD Aneka Usaha. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melantik Untung menjadi Dirut PD Aneka Usaha. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Direktur Utama Perusahaan Unit Daerah (PUD) Aneka Usaha Karanganyar, Untung Sriyanto mendadak dinonaktifkan dari jabatannya. Penonaktifan dilakukan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono belum lama ini.

Penghentian Untung dilakukan dengan alasan untuk evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja Untung dalam menegembangkan PUD Aneka Usaha selama tiga bulan diangkat.

Surat pemberitahuan non aktif sementara sebagai Dirut PUD Aneka Usaha diterbitkan berdasarkan laporan dewan pengawas  pada tanggal 29 Januari 2019, atau satu hari setelah Untung Sriyanto menyampaikan hasil assasement.

Baca Juga :  Satu-Satunya di Karanganyar, SMA Ini Punya Kelas Unggulan 2 Tahun Lulus. Kasihan Murid Jenuh Kelamaan di Rumah, 432 Siswa Langsung Dimasukkan Untuk Ikuti Orientasi Sekolah

Surat pemberhentian sementara sebagai direktur, berdasarkan laporan dewan pengawas tertanggal 29 Januari 2019.

Data yang dihimpun Joglosemar, berdasarkan laporan dewan pengawas tersebut, salah satu alasan penonaktifan, karena dinilai melanggar pasal 15 ayat 2 huruf D dan E Perda No 9 Tahun 2015 tentang PUD Aneka Usaha.

Dalam huruf D Perda tersebut, saya dinilai merugikan PUD Anka Usaha dan dalam huruf E, Untung dinilai melakukan tindakan yang bertentangan dengan kepentingan daerah.

Baca Juga :  Kemelut Jelang Konggres PSSI Karanganyar, Ketua Perkumpulan Aparatur Desa Karanganyar Serukan Gegeran Harus Dihentikan. Sebut Polemik Bikin Malu Karanganyar!

Meski baru tiga bulan menjabat, ia dianggap melakukan tindakan merugikan dan bertentangan dengan kepentingan daerah.

Terkait penonaktifan itu, Untung tak menampik. Saat dihubungi Kamis (14/2/2019) ia membenarkan adanya penonaktifan itu.

“Saya akan membuat laporan kepada bupati, seluruh kinerja saya mulai dari pelantikan hingga di non aktifkan. Seluruhnya akan saya jelaskan,” katanya. Wardoyo