loading...
Loading...
Ribuan pelamar CPNS Karanganyar bersiap melakukan registrasi untuk ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah berencana akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada akhir tahun 2019. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan. Namun sampai saat ini, rencana tersebut masih terus digodok untuk menentukan kategori pelamar yang bakal diterima.

“Belum terima informasi lebih lanjut, jadi belum banyak yang bisa diberi tahu,” ujar Ridwan saat dihubungi di Jakarta, Jumat, (26/4/2019). Selain Ridwan, informasi mengenai pembukaan seleksi ini juga disampaikan oleh Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho.

Baca Juga :  Puluhan Warga Muntah Berak Usai Menyantap Nasi Kenduri di Jombang  

Namun sampai saat ini, Yanuar mengatakan belum ada keputusan apakah seleksi CPNS ini akan dibuka untuk umum seperti seleksi CPNS terakhir pada September 2018. “Namun kemungkinan besar jalur umum seperti tahun 2018,” kata dia saat dihubungi Kamis, (25/4/2019).

Tak hanya CPNS, Yanuar juga mengatakan seleksi juga akan dibuka untuk Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja alias PPPK. “Rencananya sekitar triwulan ketiga (PPPK) fase kedua. Sebab, PPPK fase pertama telah dilakukan pada Februari 2019.

Baca Juga :  Sudah Tega Menyuruh Istri Jadi PSK, Lelaki Ini Racuni Istrinya Karena Hamil dengan Pelanggannya

Kendati demikian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin sebenarnya telah pernah menyampaikan bahwa pemerintah akan membuka lagi rekrutmen CPNS pada Juni 2019.

“Rekrutmen untuk 100.000 orang, fokusnya tetap pada tenaga pendidikan dan kesehatan, lebih fokus ke sana,” kata dia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 24 Januari 2019.

Ia melaporkan evaluasi pelaksanaan rekrutmen CPNS 2018 ke Jokowi pada hari ini di Istana Presiden. “Rekrutmen CPNS tinggal nunggu NIP-nya, tahun 2019 kita juga akan kembali melaksanakan rekrutmen tapi itu nanti bulan enam,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku Bom Kenakan Jaket Ojok, Ini Respon Gojek

Syafruddin menyebutkan pada 2018, jumlah PNS yang pensiun 50.000 orang dan tahun 2019 sebanyak 52.000 orang. “Jadi harus kita kejar untuk menjaga keseimbangan dan supaya jangan rekrut tenaga honorer terlalu banyak. Honorer yang ada sekarang akan kita selesaikan dengan jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK,” katanya.

www.tempo.co

Loading...